Padang, Arunala.com - Anggota Majelis Permusyaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Alirman Sori, mengungkapkan bahwa para pendiri bangsa Indonesia menetapkan dasar kehidupan demokrasi bangsa Indonesia adalah Pancasila.
Ini disampaikan Senator asal Sumbar ini kepada sejumlah generasi muda yang tergabung dalam Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sumbar, Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumbar dan organisasi kepemudaan lainnya, saat melakukan kegiatan reses penyerapan aspirasi masyarakat di Padang belum lama ini.
Saat dihubungi Arunala.com, Rabu malam (18/10), Alirman Sori akrab disapa Also ini menjelaskan, topik pembahasan yang dikupas dalam kegiatan itu menyangkut Sistem Demokrasi Pancasila di Indonesia.
Demokrasi di Indonesia, sebutnya, dilaksanakan berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
"Pengertian Demokrasi menurut para ahli, secara etimologis, kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu demos dan kratos. Demos berarti rakyat, dan kratos berarti kekuasaan yang mutlak. Apabila digabungkan, maka secara harafiah, demokrasi adalah kekuasaan yang mutlak oleh rakyat," ucap Alirman Sori yang maju sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar ini.
Dikatakannya, demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat; bentuk pemerintahannya terletak pada kedaulatan rakyat secara menyeluruh, dan dijalankan secara langsung oleh rakyat, atau oleh pejabat yang dipilih oleh rakyat, sebagaimana amanat konstitusi UUD NRI Tahun 1945, Pasal 1, Ayat (2), kedaulatan ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945.
"Sedangkan mengutip penjelasan Jimly Asshiddiqie dalam Hukum Tata Negara dan Pilar-Pilar Demokrasi, ada tiga prinsip demokrasi Pancasila, yakni kebebasan atau persamaan, kedaulatan rakyat, dan pemerintahan yang terbuka dan bertanggung jawab," ujar Alirman Sori lagi.


Komentar