RS Unand, FKPPI dan Smile Train Gelar Operasi Bibir Sumbing

Metro- 25-10-2023 14:26
Beberapa pasien bibir sumbing telah menjalani operasi yang dilakukan RS Unand. Kegiatan ini hasil kolaborasi pihak rumah sakit, FKPPI Sumbar dan Smile Train, Rabu (25/10). (Dok : Istimewa)
Beberapa pasien bibir sumbing telah menjalani operasi yang dilakukan RS Unand. Kegiatan ini hasil kolaborasi pihak rumah sakit, FKPPI Sumbar dan Smile Train, Rabu (25/10). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Sejumlah pasien bibir sumbing di Kota Padang jalani operasi bibir sumbing di Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand), Rabu (25/10).

Operasi yang dilaksanakan hari itu merupakan hasil kolaborasi Keluarga Besar FKPPI, RS Unand dan Smile Train yang menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah lelangit, di RS Unand Limau Manis Padang, di hari itu.

Dan kegiatan bakti sosial ini diapresiasi oleh Wakil Rektor II Unand, Prof. Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB(K)Onk.

"Di RS Unand, rutin menggelar operasi bibir sumbing. Bahkan bagi pasien bibir sumbing boleh datang kapan saja, untuk bisa dioperasi secara gratis," jelas Wirsma.

Hal ini, sebutnya, tidak terlepas dari keberadaan RS Unand ini, selain sebagai bagian dari masyarakat, juga berhubungan dengan tipe B dimilik RS Unand sejak Maret 2023 lalu.

"Bisa saya katakan, RS Unand ini satu-satunya rumah sakit tipe B di Kota Padang, sedang tiga rumah sakit tipe B lainnya ada di Kota Bukittinggi, Kota Solok dan Kota Pariaman," tukas Wisrma.

Sementara, Direktur Utama RS Unand Dr. dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B, Sp. (K), M.Kes, mengatakan kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini merupakan kesekian kalinya digelar RS Unand. Sedangkan bakti sosial kali ini bekerjasama dengan KB-FKPPI dan Smile Train. "Kerjasama ini terjalin dalam upaya memberikan kualitas hidup terbaik bagi masyarakat," ungkap Yevri.

Dia juga mengaku siap menerima pasien bibir sumbing kapan saja, tak perlu ada momen.

"Datang ke RS Unand, kita periksa kondisi kesehatannya, lalu siap di operasi. Dan kita berterima kasih pada FKPPI dan Smile Train dalam penyiapan pasien," ujar Yevri.

Dia juga menerangkan, cukup banyaknya pasien bibir sumbing yang berhasil menjalani operasi di RS Unand ini tidak lepas dari peningkatan status RS Unand menjadi tipe B, tentunya sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan peralatan. RS Unand juga telah memiliki 89 orang dokter spesialisnext

Komentar