Padang, Arunala.com - Kota Padangpanjang bisa dikatakan tidak serumit kabupaten kota lainnya di Sumbar dalam proses pendistribusian logistik pemilu 2024.
Alasannya karena luas dari Kota Padangpanjang sendiri tidak begitu luas dibandingkan daerah lainnya yang memakan waktu pendistribusian lebih lama dan punya kondisi daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.
"Keuntungan lain yang ada di KPU Kota Padangpanjang adalah gudang logistiknya berada di kantor KPU, maka diyakini tidak sulit dan makan waktu saat pendistribusian nantinya mengingat Kota Padangpanjang terdiri dua kecamatan," kata Sekretaris KPU Kota Padangpanjang, Lucky Dharma Yuli Putra kepada Arunala.com di Padang beberapa hari lalu.
Menyinggung logistik pemilu yang sudah diterima, Lucky menyebutkan baru bilik suara yang diterima pihaknya. Sementara logistik pemilu yang lainnya untuk pengiriman tahap 1 belum semuanya tiba.
"Untuk saat ini, KPU Kota Padangpanjang telah menerima logistik pemilu berupa bilik suara sebanyak 784 buah. Dan masih menunggu kedatangan logistik lainnya seperti kotak suara, tinta, segel kertas dan segel plastik," ungkap Lucky lagi.
Lucky menyebutkan, bilik suara sebanyak 784 buah ini nantinya akan di sebar pada 156 TPS, dan tiap TPS itu ada empat bilik suaran suara.
Sedangkan kebutuhan kotak suara secara keseluruhan di Kota Padangpanjang sebanyak 984 kotak, untuk tinta sebanyak 392 botol, segel kertas 18.859 lembar dan segel plastik (cabel ties) sebanyak 5.096 buah.
Dia menambahkan, untuk pengadaan logistik tinta pemilu dilakukan oleh satker KPU RI, sedangkan untuk pengadaan kotak dan bilik suara dilakukan oleh KPU Sumbar melalui e katalog.
Di sisi lain, untuk penempatan logistik pemilu 2024 ini, KPU Sumbar menyiapkan 34 gudang logistik pemilu yang tersebar di KPU kabupaten dan kota di Sumbar.
"Gudang ini dimanfaatkanuntuk menyimpan surat suara, daftar calon tetap, formulir, kotak suara, bilik suara, tinta, segel kertas, segel plastik (cabel ties), serta alat kelengkapan KPPS," kataKepala Bagian Umum, Keuangan dan Logistik KPU Sumbar, Jumiati. (cpt)


Komentar