.
Setelah menyelesaikan pendidikan, M Djamil tidak hanya menjalankan profesinya sebagai dokter. Tapi juga menjabat sebagai residen ketiga Sumatra Barat dan Gubernur Muda Sumatra Tengah pada masa perang kemerdekaan. "Nama tokoh besar itulah yang kini disandang oleh RSUP M Djamil, sebagai rumah sakit rujukan milik pemerintah untuk wilayah Sumatera Tengah yang berlokasi di Padang," tutur Dovy.
Melalui kegiatan ini, Dovy berharap bisa menginspirasi teman-teman di jajaran RSUP Dr M Djamil untuk bisa meniru (pahlawan kesehatan M Djamil) dalam menyerahkan seluruh jiwa dan raganya untuk membangun bangsa dan negara. "Semangat dari Mohammad Djamil akan terus kami kembangkan, perjuangannya akan terus dilanjutkan oleh RSUP M Djamil Padang untuk melayani semua masyarakat di wilayah Sumatera Tengah, khususnya Sumbar," jelas Dovy.
Pihaknya juga berharap kepada pemerintah provinsi agar memperjuangkan nama M Djamil sebagai pahlawan nasional. "Harapan M Djamil diangkat menjadi pahlawan nasional bukan hanya datang dari masyarakat Sumbar, namun juga dari seluruh dokter di Indonesia," harapnya.
Dovy menyebut, upaya untuk mengenang jasa M Djamil telah dilakukan RSUP M Djamil dengan melakukan pemugaran rumah dan makam M Djamil. "Kita lakukan pemugaran rumah dan makam M Djamil. Harapannya ini bisa menjadi heritage yang bisa dikunjungi wisatawan dan mengenang jasa M Djamil," kata Dovy.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan hingga kini pemerintah provinsi Sumbar terus berjuang untuk menjadikan Mohammad Djamil Padang menjadi pahlawan nasional. Ini dilakukan karena jasa putra Kayu Tanam Padangpariaman tersebut terhadap dunia kesehatan dan juga berperan dalam kemerdekaan RI.
"Kami dari pemerintah provinsi terus berupaya agar dr M Djamil menjadi pahlawan nasional," terang Gubernur Sumbar, Mahyeldi.
Untuk menjadikan M Djamil sebagai pahlawan nasional, setelah dilakukan seminar-seminar, buku biografinya juga sudah terbit. "Usulan nama dokter Mohammad Djamil sebagai pahlawan nasional akan langsung diserahkan ke Presiden Joko Widodo, yang rencananya kembali berkunjung ke Sumbar dalam rangka peringatan Hari Bela Negara dan peletakan batu pertama pembangunan fly over Sitinjau Lauik pertengahan Desember 2023 mendatang," tekannya.
Sementara anak M Djamil, Kumhal Djamil berharap ayahnya dapat segera diangkat menjadi pahlawan nasional.
"Kita berterima kasih kepada gubernur, pihak RSUP M Djamil yang begitu perhatian kepada kami dan mendorong pengusulan itu. Mudah-mudahan usulan itu bisa terealisasi," jelas anak kedua dari M Djamil itu. (ril)
Halaman 12


Komentar