Padang, Arunala.com - Direncanakan, Kamis (9/11) lusa, KPU dan Pemprov Sumbar segera menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pemilihan Gubernur Sumbar pada pilkada serentak 2024 mendatang.
Informasi bakal segeranya penandatanganan NPHD itu dikemukakan Komisioner KPU Sumbar, Medo Patria kepada Arunala.com di ruang kerjanya, Selasa sore (7/11).
"Kabar akan segerakan kami (KPU, red) menandatangani NPHD bersama Pemprov Sumbar itu diterima tadi melalui via WhatsApp yang dikirimkan pihak pemprov kepada kami," ungkap Medo.
Medo menjelaskan, jumlah anggaran untuk Pilgub Sumbar yang dialokasikan dalam NPHD itu sebesar Rp 143 miliar lebih.
Dia menerangkan, bila benar penandatanganan dilakukan Kamis, itu berarti tidak melewati batas yang ditentukan Kemendagri dimana paling lambat tiap daerah harus tandatangani NPHD untuk pilkada serentak pada 10 November ini.
Medo juga menyebutkan, sampai hari kemarin (Senin, red) sudah ada enam kabupaten kota di Sumbar yang sudah tandatangani NPHD itu, yakni Kota Padang, Kota Padangpanjang, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Selain enam daerah tadi, lanjut Medo, ada beberapa kabupaten kota lainnya yang prosesnya sudah menandatangani berita acara untuk NPHD.
"Tinggal menunggu waktu untuk penandatanganan NPHD itu karena terkadang waktu untuk bisa bertemu antara KPU dengan bupati atau wali kota masing-masing daerah belum ada," ujarnya lagi.
Di samping, Medo juga menerangkan masih ada lima kabupaten kota lainnya dimana proses NPHD-nya belum kelar. Meski sudah ada pembahasan KPU dengan pemkab maupun pemko masing-masing namun belum ada titik temu kapan penandatanganan berita acara dari NPHD itu.


Komentar