Enam Finalis Berlaga pada Seleksi Akhir Lomba Startup DKP Sumbar

Metro- 30-11-2023 21:15
Kabid Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Yulia Madhona SPi bersama dewan juri dan finalis Lomba Startup DKP Sumbar di Axana Hotel, Kamis (30/11). (Dok : Istimewa)
Kabid Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Yulia Madhona SPi bersama dewan juri dan finalis Lomba Startup DKP Sumbar di Axana Hotel, Kamis (30/11). (Dok : Istimewa)

.

Lomba ini bertujuan melihat di antara mereka, startup-startup yang bisa dinilai sebagai startup yang berkembang maupun mandiri.

"Sudah ada bisnis, sudah ada penjualan, ada pasar, ada pelanggan tetap. Kemudian bisnisnya menguntungkan dan ada pengembangannya," ucapnya.

Ada pola bisnis yang sehat dan baik, ada pelanggan yang memberikan umpan balik mesti diperbaiki. Mereka memiliki standar operasional prosedur, memiliki plan tugas pada karyawan.

Mempunyai rencana bisnis, laporan keuangan. Kemudian pengembangan pasar, dan promosi.

"Kita lihat secara keseluruhannya. Apakah dia nilainya sangat baik. Itu yang kami nilai," ucap Uyung.

Penilaian, kata Uyung, dimulai dari tahapan seleksi administrasi. "Kami mengecek apakah bisnisnya betul, ada lokasinya, ada produknya. Ownernya sama dengan disurat. Aspek legal, aspek administrasi

Penilaian kedua, aspek substansi. Berupa ada penjualan, ada produk, kemasannya seperti apa, apakah bisa dikirim ke luar provinsi maupun luar negeri. Pengembangan bisnisnya apakah masih bisa dikembangkan.

"Terakhir penilaian visitasi lapangan. Betul nggak bisnisnya itu, ada nggak hasil produksi, ada nggak tempat promosi dan tempat penjualan. Apakah tempat produksinya di rumah atau terpisah," ungkap Uyung.

Dari keseluruhan penilaian itu, tutur Uyung, ditetapkan enam finalis terbaik. Diketahui pada tahap seleksi awal terpilih 25 dari 29 peserta.

"Hari ini seleksi akhir menentukan siapakah yang layak sebagai pemenang 1, 2, dan 3 hingga pemenang 6," sebutnya.

Uyung mengatakan lomba startup ini tidak berhenti di sini saja. "Insya Allah para finalis ini akan terus dilakukan pembinaan. Dengan cara demikian, usaha yang dijalani tidak naik turun. Tapi usaha itu naik terus dan tidam bangkrut," tukas dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unand ini. (ril)

Komentar