Agam, Arunala.com - Senin siang (4/12), tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi tiga jasad pendaki yang tewas akibat terdampak erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Minggu (3/12).
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad pendaki itu terdiri TNI, Polri, Basarnas, PMI dan relawan lainya yang ikut dalam pencarian pendaki.
"Tidak saja itu, tim SAR gabungan pada Senen (4/11) juga berhasil melakukan evakuasi tiga orang pendaki dalam kondisi selamat," kata Wakil Sekretaris PMI Sumbar, Hidayatul Irwan ketika dihubungi Arunala.com, Senin sore (4/12).
Dia menyebutkan, enam orang pendaki yang ditemukan selamat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukitinggi, guna mendapatkan perawatan tim medis di rumah sakit itu.
Menurutnya, saat ini tim SAR masih melakukan pencarian sejumlah pendaki Gunung Marapi masih terjebak ketika terjadi erupsi.
"Pencarian masih terus dilakukan, PMI juga menurunkan relawan dalam pencarian pendaki terjebak di Gunung Marapi saat terjadi Erupsi," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui saat Gunung Marapi mengalami erupsi pada Minggu (3/12) sekira pukul 14.45 WIB. Ketinggian kolom abu Gunung Marapi mencapai 3.000 meter. Dampak erupsi dari itu, empat daerah di Sumbar yakni Bukitinggi, Agam, Tanahdatar dan Kota Padangpanjang dilaporkan mengalami hujan abu vulkanik.
Gunung Marapi ini terletak di kawasan Kabupaten Agam Kabupaten Tanahdatar, dan Kota Padangpanjang. (drz)


Komentar