Agam, Arunala.com - Hingga Selasa (5/12) ini, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian para pendaki yang terjebak di Gunung Marapi pasca erupsi Minggu (3/12) kemarin.
"Saat ini kami masih mencari 18 orang pendaki terjebak ketika Gunung Marapi erupsi, sedangkan sudah 57 orang yang berhasil dievakuasi tim SAR," kata Kepala BPBD Sumbar, Rudi Rinaldi ketika Arunala.com, Selasa (5/12).
Menurutnya, lima orang pendaki ditemukan tim SAR pada Senin( 4/11) dalam kondisi meninggal dunia.
"Tim DVI Polda Sumbar sudah melakukan identifikasi terhadap lima orang pendaki yang meninggal dunia," ungkapnya.
Terkait peristiwa erupsi gunung marapi, lanjutnya pemerintah telah menetapkan sebagai status bencana.
"Sekarang ini sedang menunggu SK dari Bupati Agam untuk menetapkan statusnya," jelas Rudi Rinaldi.
Rudi juga mengimbau masyarakat berada disekitar Gunung Marapi diminta untuk waspada. Gunung Marapi masih erupsi.
"Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi pada radius 3 km dari kawah atau puncak gunung," imbuhnya. (drz)


Komentar