India, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Kepala Bappeda Medi Iswandi dan Kepala Dinas Kesehatan, Lila Yanwar memenuhi undangan Bangladesh Rural Advancement Committee (BRAC) International ke India untuk melihat langsung pelaksanaan program pengentasan kemiskinan berbasis graduasi di negara tersebut.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas kesepakatan awal kerja sama atau Letter of Inten (LoI) antara Pemprov Sumbar dengan BRAC International.
Dalam pesan tertulisnya, Jumat (1/12), Mahyeldi menyampaikan bahwa BRAC International adalah organisasi pembangunan internasional yang berdiri pada 1972 yang fokus program pada penanganan kesenjangan dan kemiskinan. Dalam rangka kerja sama penanganan kemiskinan ekstrem di Indonesia, BRAC International mengajak Pemerintah Indonesia untuk melihat langsung pelaksanaan program penanganan kemiskinan ekstrem di India.
"Turut serta dalam rombongan BRAC ini, Bappenas RI, Kementerian Dalam Negeri, Pemprov Jawa Barat, Nusa Tengga Barat, Yogyakarta, dan Sumbar sendiri. Kita disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk India, Ibu Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, serta Wakil Duta Besar Bapak Masni Mirza," ucap Mahyeldi.
Dalam kunjungan ini, sambungnya, terjadi saling tukar informasi terkait upaya penanganan kemiskinan. Dubes RI untuk India mengatakan, India saat ini sangat maju di bidang teknologi informasi dan teknologi kesehatan. Terbukti, di negara-negara besar di Amerika, Eropa, dan Australia, sangat banyak tenaga kerja terdidik dari India di kedua sektor tersebut.
"Oleh karena itu, Pemprov Sumbar juga sangat ingin menjalin kerja sama di bidang kesehatan dan teknologi informasi ini dengan India. Sekaligus menjembatani kerja sama antar universitas kita di Sumbar dengan universitas-universitas unggul di India. Alhamdulillah, Ibu Dubes berkomitmen untuk memfasilitasinya," ucap Mahyeldi lagi.


Komentar