Dua Akun Medsos Milik Pemprov Sumbar Diretas

Metro- 06-12-2023 22:51
Salah satu akun milik Pemprov Sumbar yang sempat diretas orang tidak bertanggung jawab. (Dok : Istimewa)
Salah satu akun milik Pemprov Sumbar yang sempat diretas orang tidak bertanggung jawab. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Diduga telah diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, dua akun media sosial (Instagram) @pemprov.sumbardan@dsdik_sumbartidak dapat diakses oleh admin. Hal ini diketahui pada Rabu, (6/12) sekira pukul 15.15 WIB.

Untuk ig@pemprov.sumbar, admin masih dapat mengakses akun yang memiliki follower sebanyak 27 ribu pengikut tersebut untuk mempublikasikan kegiatan pada Rabu siang, pukul 11.30 WIB.

Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Siti Aisyah saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya segera melakukan koordinasi dan langkah strategis setelah mengetahui peretasan tersebut.

Langkah koordinasi tersebut diantaranya mencoba memulihkan akun melalui email dan konsultasi dengan pihak Kementerian Kominfo.

"Kami juga melaporkan peretasan ini ke kantor perwakilan instagram Indonesia yang ada di Jakarta," ujar Siti Aisyah.

Siti Aisyah mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu mencari informasi melalui websitesumbarprov.go.iddan akun media sosial Pemprov Sumbar yang lain, seperti facebook dan tiktok.

"Sumber informasi resmi Pemerintah Provinsi Sumbar dapat diakses masyarakat melalu web resmi dan akun media sosial lainnya untuk sementara waktu, sambil kita lakukan langkah-langkah untuk memulihkan akun instagram@pemprov.sumbar," ujarnya.

Selain akun instagram yang dikelola Dinas Kominfotik Sumbar, di hari yang sama juga terjadi peretasan pada akun instagram Dinas Pendidikan Sumbar

@disdik_sumbar.

Terkait hal ini, Siti Aisyah mengimbau kepada pengelola akun media sosial dinas di lingkup Pemprov Sumbar agar segera melapor ke Diskominfotik Sumbar jika terjadi peretasan.

Kejadian ini menurut Siti Aisyah akan menjadi evaluasi penting kedepannya terutama dalam hal pengamanan akun pemerintah.

"Disamping itu masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap penawaran-penawaran produk atau informasi yang menggunakan akun tersebut, itu bukan dari kami," tegas Siti Aisyah. (drz/*)

Komentar