Padangpariaman, Arunala.com - Pola kampanye terbuka dengan cara mendatang artis dan juga tebar alat peraga kampanye (APK) tidak membuat caleg DPRD provinsi dapil Sumbar II dari Partai Ummat, Adrian Tuswandi, tidak merasa minder.
Meski pola kampanye seperti disebutkan diatas masif dilakukan peserta pemilu, ternyata belum tentu mengena ke pemilih pemilu 2024.
Sebaliknya, cara kampanye Adrian Tuswandi dalam menyapa pemilihnya secara langsung di tempat pemilih itu berada. Dengan ide dan gagasan yang banyak dimilikinya, dinilai cukup efektif.
Bahkan dengan caranya ini, membuat elektabilitas Adrian Tuswandi dan Partai Ummat jadi melejit di dapilnya itu.
Bedanya pola pendekatan caleg Partai Ummat ini kepada pemilih diungkapkan sejumlah warga di dapil II (Pariaman-Padangpariaman, red) itu.
"Saya menilai, cara kampanye pak Adrian Tuswandi pada pemilih beda dari caleg lainnya. Beliau tak kenal lelah, datangi pintu ke pintu rumah dan tokoh masyarakat, menebar ide dan gagasan, satu yang buat kami terenyuh di Sicincin ini, beliau berkampanye apa adanya," ujar Uni Leni, warga Sicincin, kepada media, Kamis (8/2) kemarin.
Amri, warga di Pakandangan juga mengakui kalau cara Adrian Tuswandi mengkampanyekan dirinya dan juga Partai Ummat lebih mudah karena gagasannya yang brilian.
"Pemilih diberi tahu, kalau anggota DPRD itu saat dialog dengan pemilih ada tunjangan komunikasinya," ujar Amri.
Terpisah, Adrian Tuswandi tak memungkiri bila dirinya merasa lelah saat kampanye ini, namun dirinya juga mengaku terobati setelah bersosialisasi ke banyak pemilih.
"Jadi caleg itu berat, tapi dengan berani ikut jadi caleg, berarti mereka itu orang-orang tangguh. Rasa lelah terobati oleh antusias sambutan masyarakat. Satu lagi kampanye jadi sarana silaturahmi dan memperbanyak sahabat," ujar Adrian Tuswandi.


Komentar