Bank Nagari Bantu Korban Banjir Lahar Dingin

Metro- 08-04-2024 19:11
Pjs Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra saat menyerahkan paket bantuan sembako untuk korban banjir lahar dingin di Posko Penanggulangan Bencana Bukit Batabuah, Senin (8/4/2024). IST
Pjs Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra saat menyerahkan paket bantuan sembako untuk korban banjir lahar dingin di Posko Penanggulangan Bencana Bukit Batabuah, Senin (8/4/2024). IST

Agam, Arunala.com--Tim Reaksi Cepat Bank Nagari Tanggap Bencana /TRC BNTB dipimpin Pjs Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra menyerahkan paket bantuan sembako kepada korban banjir lahar dingin di Posko Penanggulangan Bencana Bukik Batabuah di SDN 03 Jorong Kubang Duo, Senin (8/4/2024) .

Paket bantuan sembako diserahkan senilai Rp 30 juta lebih itu terdiri atas minyak goreng, beras, mie instan dan susu.

Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan Pjs Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Zilfa Efrizon, Pemimpin Cabang Bank Nagari Bukittinggi Tasman dan Pemimpin Cabang Bank Nagari Lubuk Basung Musa Adi Guna.

“Bank Nagari punya tim reaksi cepat (TRC) yang memang tujuannya adalah bagaimana mewujudkan kepedulian, tanggung jawab sosial dan lingkungan kami kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kebencanaan," kata Gusti.

Ia mengatakan Bank Nagari sebagai Perbankan yang lahir dan besar di Sumatera Barat, ingin menunjukkan kepada masyarakat hadir tidak hanya untuk bisnis semata mata.
"Tapi juga bagaimana saat masyarakat membutuhkan, Bank Nagari bisa hadir dan pada hari ini kita sengaja memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak banjir lahar dingin," tutur dia.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, nasabah dan masyarakat serta pemerintah daerah yang selama ini mendukung. "Kami berupaya hadir di seluruh program bantuan kemanusiaan Sumatera Barat," kata Gusti.

Gusti berharap warga yang menjadi korban bisa bersabar dan kembali semangat menjalani kehidupan sehari-hari. "Ini adalah cobaan kita bersama, khusus kepada nasabah Bank Nagari kami berikan relaksasi, kami sesuaikan kemampuan bayarnya dan kemudahan memulai kembali," tukasnya. (*)

Komentar