Padang, Arunala.com - Para bupati dan wali kota di Sumbar menandatangani komitmen mereka dalam mengatasi permasalahan sampah di wilayah mereka masing-masing.
Penandatanganan komitmen ini disaksikan langsung Gubernur Sumbar Mahyeldi di Padang, Senin, 8 April 2024.
Komitmen yang diminta Mahyeldi kepada bupati dan wali kota ini berangkat dari kondisi sejumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional sudah over load.
"Masalah sampah tidak bisa ditunda. Beberapa TPA regional sudah over load. Perkiraannya, TPA tidak akan mampu lagi, bahkan ada diantaranya longsor sendiri akibat tak kuat lagi menahan volume yang cukup banyak," ungkap Mahyeldi.
Ia melanjutkan, upaya mengatasi permasalahan sampah telah dilakukan pemprov, termasuk berkoordinasi dengan Kemen LHK.
Namun, Mahyeldi menyayangkan kurangnya komitmen dan langkah nyata dari para pemimpin daerah.
"Saya sudah ingatkan kepada bupati dan wali kota untuk mencari alternatif masing-masing menyelesaikan masalah sampah. Tapi langkah nyatanya belum terlihat. Mungkin karena lahan sempit, atau ditolak masyarakat," kata Mahyeldi.
Pada kesempatan ini, Mahyeldi menekankan pentingnya komitmen dan langkah kongkret dari para pemangku kepentingan, terutama Bupati dan Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa komitmen kali ini harus diiringi dengan konsekuensi jika tidak dilaksanakan.
"Saya harap apa yang ditandatangani hari ini benar-benar dijalankan. Ada sanksinya jika tidak. Nanti saya evaluasi," tegas Mahyeldi.
Dia pun mengingatkan, jangan sampai capek hanya menandatangani, tapi di lapangan lain ceritanya. Ada di rapat, tapi tidak dijalankan. (*)


Komentar