Equity Project, Unand Undang 35 Profesor Universitas Ternama di Dunia

Metro- 16-04-2024 22:18
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Rektor Unand Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA beserta wakil rektor, Sekprov Sumbar  Hansastri, MWA dan SAU Unand foto bersama saat Halal Bihalal Unand di Auditorium Unand, Selasa (16/4/2024). Arunala.com/Fajril
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Rektor Unand Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA beserta wakil rektor, Sekprov Sumbar Hansastri, MWA dan SAU Unand foto bersama saat Halal Bihalal Unand di Auditorium Unand, Selasa (16/4/2024). Arunala.com/Fajril

Padang, Arunala.com--Universitas Andalas akan memulai program peningkatan mutu pendidikan untuk recognisi global atau equity project pada semester 1 tahun 2024. Melalui program itu, Unand mengundang 35 profesor kelas dunia pada tahun ini.

"Ke-35 profesor kelas dunia yang diundang datang ke Unand itu berasal dari universitas ranking 500 versi Times Higher Education," kata Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA saat memberikan sambutan pada Halal Bihalal Unand di Auditorium Unand, Selasa (16/4/2024).

Ia mengatakan ke-35 profesor itu akan berkegiatan akademik selama di Unand. Membimbing mahasiswa, menguji mahasiswa doktor, mengadakan workshop atau seminar. Bahkan upgrading kemampuan akademisi Unand.

"Masih ada peluang ini. Karena belum terpakai semua slot ini dan masih ada peluang untuk menambah visiting profesor untuk datang ke Unand. Yang sudah datang dari Belanda, Jepang, Malaysia dan beberapa negara lain," ungkap Efa.

Selain profesor luar yang datang, ungkap Efa, profesor Unand yang ke universitas ranking 500 dunia. Artinya mendorong profesor Unand untuk berkegiatan akademik di luar negeri selama satu minggu.

"Itu sudah kita rencanakan dan anggarkan. Eksekusinya sampai bulan Juni tahun ini. Kami melihat sekarang masing-masing fakultas sudah mengusulkan dua nama profesor atau akademiknya untuk melakukan exchange keluar," tuturnya.

Profesor Unand ini, tutur Efa, selama seminggu akan beraktivitas akademik di universitas ranking 500 dunia mitra kampus ini. "Bisa menguji mahasiswa, bisa membimbing mahasiswa, bisa mengadakan workshop, finalisasi buku atau menulis artikel. Atau membawa pulang perjanjian kerja sama dalam bentuk double degree atau kegiatan yang meningkatkan recognisi akademik," ucapnya.

Ia juga menyebutkan tidak hanya dosen, mahasiswa diberikan kesempatan. Tahun ini, mahasiswa luar negeri yang ingin mendapatkan pengalaman kuliah di Unand juga diberikan insentif.

"Saat ini ada 45 mahasiswa asing yang kita anggarkan untuk mendapatkan pengalaman di Unand selama satu semester. Berharap mereka akan menjadi duta-duta Unand di kampusnya atau pun di negaranya. Jangka panjang ini bisa menambah jumlah mahasiswa asing di Unand," ungkapnya.next

Komentar