Padang, Arunala.com - Dalam Focus Group Discussion (FGD) antara sejumlah wartawan dengan Dit Intelkam Polda Sumbar, diketahui pelaksanaan pilkada serentak 2024 ini merupakan pertama kali di Sumbar.
Sebelumnya, tahapan pemilu dan pilkada waktu pelaksanaannya terpisah, tapi tahun 2024 ini baik pemilu maupun pilkada dilakukan di tahun yang sama meski bulannya berbeda.
"Begitu juga soal potensi kerawanannya juga beda, dan diprediksi pilkada serentak 2024 di Sumbar dinilai potensinya sangat rawan. Jadi kerja sama pihak Kepolisian dengan insan pres bisa mereduksi munculkan potensi kerawanan Kamtibmas itu," ungkap Kasubdit 1 Intelkam Polda Sumbar, AKBP Zulkafde kepada para wartawan yang ikut FGD hari itu, Jumat (3/5/2024).
Dengan kolaborasi Kepolisian dan pers ini, jelasnya, diyakini mampu mengelola tindak kerawanan itu agar tidak muncul, sekaligus
menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Dia menambahkan, mungkin ada dari masyarakat tidak tahu sudah sejauh mana tahapan pilkada serentak ini dilakukan oleh KPU.
"Tapi dengan adanya peran media, apa yang sudah dilaksanakan KPU ini bisa diketahui kapan pilkada serentak dilakukan termasuk tahapan apa saja yang telah dikerjakan KPU ini," jelas Zulkafde.
Selain itu, imbuhnya, pers atau media melalui tulisannya juga bisa mengajak masyarakat banyak untuk menyukseskan proses demokrasi seperti pada pemilu 2024 kemarin yang bisa berjalan aman dan sukses.
Disamping membantu KPU, sebut Zulkafde, pers juga diminta lakukan kontra hoax serta mencegah munculnya berbagai informasi-informasi yang berpotensi munculnya kerawanan untuk pilkada ini.
Dalam paparan itu, Kasubdit 1 Intelkam Polda Sumbar ini membeberkan beberapa bentuk potensi kerawanan pada pelaksanaan pilkada serentak ini.
Sementara Ketua FWP Sumbar, Novrianto menjelaskan, media yang benar dan baik tidak akan membuat aura pilkada serentak jadi panas.
"Pasalnya, media yang benar dan baik itu akan sajikan pemberitaan berlandaskan kaidah jurnalistik. Itu juga berlaku pada peran media dalam sukseskan pilkada serentak di Sumbar ini," kata Novriantonext


Komentar