Padang, Arunala.com - Hingga saat ini, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbar bersama kader dan pengurus kabupaten kota untuk meningkatkan elektabilitas Mahyeldi Ansharullah yang diusung sebagai calon Gubernur Sumbar pada pilkada 2024 ini.
Bahkan mesin partai juga dikuatkan guna persiapan menghadapi pilgub Sumbar itu.
"Makin fokusnya kami (PKS, red) di Sumbar untuk penuntasan pekerjaan maupun janji Mahyeldi di Sumbar, tidak lain karena dari hasil sejumlah lembaga survey menunjukkan posisi Mahyeldi masih berada diatas para calon lainnya," ungkap Sekretaris DPW PKS Sumbar Rahmat Saleh di Padang, Rabu (19/6/2024).
Karena, jelas dia, dengan tuntasnya program-program dan janji-janji Mahyeldi bersama Audy di Sumbar, akan menjadi modal bagi PKS untuk melanjutkan kepemimpinan berikut,” sebutnya.
Apa lagi, sambungnya, lembaga survey dari Katadata Insight Center menempatkan Mahyeldi di peringkat pertama untuk keterpilihan calon Gubernur Sumbar dengan 38,3 persen.
"Terus terang, kami sangat menghargai hasil survei Katadata itu, setiap lembaga boleh saja melakukan riset tertentu," ujar Rahmat Saleh lagi.
Ia menegaskan, meski sejumlah lembaga survey menunjukkan posisi Mahyedi teratas dalam data mereka, tapi PKS sendiri tetap berpatokan pada hasil survei internal.
"Dalam survey internal kami, nilai elektabilitas dari Mahyeldi mencapai 54 persen," klaim Rahmat Saleh.
Meskipun demikian, dia mengatakan, pihaknya akan menjadikan hasil survei tersebut sebagai evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan elektabilitas Mahyeldi.
"Kalau misalnya Katadata menyatakan 38,3 persen, berarti kami tambah kerja kesini lagi," katanya.
Di sisi lain, Rahmat Saleh menerangkan, disamping mengoptimalkan mesin partai, PKS juga menyiapkan tim sukses, mulai dari provinsi, kan daerah sampai ke tingkat ranting.
Selanjutnya, PKS juga bersinergi dengan partai politik (parpol) lain guna membangun komunikasi, baik secara pemerintahan maupun politik untuk memberikan tokoh terbaik mendampingi Mahyeldi ke depan,” pungkas Rahmat Saleh. (*)


Komentar