DKP Sumbar Bersih-bersih Sampah di Pantai Cermin Kota Pariaman

Metro- 01-09-2024 10:56
Foto bersama usai penyerahan peralatan aksi bersih pantai di Pantai Cermin Kota Pariaman, Minggu (1/9/2024). IST
Foto bersama usai penyerahan peralatan aksi bersih pantai di Pantai Cermin Kota Pariaman, Minggu (1/9/2024). IST

Pariaman, Arunala.com--Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar melaksanakan aksi bersih pantai di Pantai Cermin Kota Pariaman, Minggu (1/9/2024). Pelaksanaan aksi bersih pantai ini sejalan dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yakni Gerakan Bulan Cinta Laut.

"Melalui gerakan itu kami mengajak sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bagaimana pantai ini bersih. Bagaimana sampah-sampah pantai dapat dikelola dengan baik. Bagaimana kita mengajak para nelayan mau untuk berpartisipasi membersihkan pantai," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp saat memberikan sambutan.

Jadi, kata Reti, kebersihan pantai itu tidak bisa hanya satu orang atau satu institusi saja. Itu harus secara kolaboratif dilaksanakan untuk kegiatan bersih pantai ini.

"Seharusnya bersih pantai itu dimulai tidak dari pantai. Akan tetapi harus dimulai dari hulunya," tuturnya.

Untuk daerah pegunungan, sebutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar memiliki kegiatan pengelolaan sungai-sungai bersih. Karena pihaknya dari sektor perikanan, tentu akan memberikan bantuan ikan gariang dan sarana prasarana pengawasan.

"Bantuan itu diberikan kepada kelompok pokwasmas (kelompok masyarakat pengawas perikanan) yang mau mengelola sungainya. Serta mau berpartisipasi mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai," ucapnya.

Ia berharap dengan seperti itu, maka sampah-sampah yang dari sungai menuju ke laut bisa dikurangi. Dan seharusnya tidak ada lagi sampah dari sungai menuju ke laut. "Sehingga PR kita di laut terhadap sampah-sampah tersebut bisa dikurangi," ungkap Reti.

Ia menekankan sebenarnya laut tidak mau menerima sampah-sampah daratan. Buktinya, pada suatu waktu sampah di laut dikembalikan ke darat. "Pada musim-musim tertentu, pantai itu penuh dengan sampah-sampah dari laut. Notabenenya sampah itu dari kita. Artinya laut menolak dan dikembalikan ke kita. Makanya kita lakukan bersih-bersih pantai," paparnyanext

Komentar