BPKH Gelar Kompetisi Pengembangan Aplikasi Berhadiah Puluhan Juta

Metro- 06-09-2024 19:29
Suasana konferensi pers BPKH dan pihak Unand seputar pelaksanaan sayembara pembuatan logo, nama, dan aset Ilustrasi aplikasi BPKH, di Rektorat Unand, Jumat (6/9/2024). (dok : arunala.com)
Suasana konferensi pers BPKH dan pihak Unand seputar pelaksanaan sayembara pembuatan logo, nama, dan aset Ilustrasi aplikasi BPKH, di Rektorat Unand, Jumat (6/9/2024). (dok : arunala.com)

Padang, Arala.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Universitas Andalas (Unand) menggelar sayembara Logo, Nama, dan Aset Ilustrasi Aplikasi BPKH berhadiah puluhan juta rupiah yang terbuka untuk umum.

Sayembara ini dalam rangka meningkatkan pelayanan dan menjaga keberlanjutan keuangan haji, maka BPKH mengembangkan aplikasi mobile (BPKH Apps).

"Dalam sayembara ini, pihak BPKH kerja sama dengan Unand, khususnya dengan Fakultas Teknologi Informasi," ungkap Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, dalam konferensi pers di Universitas Andalas, Padang, Jumat (6/9/2024).

Harry mengatakan, hasil dari sayembara ini nanti digunakan untuk kampanye BPKH dan akses digital BPKH. Dalam penentuan hasil nanti bagian dari independensi para ahli di Unand untuk menilai yang paling baik.

Harry melanjutkan, aplikasi ini akan menghubungkan sistem BPKH, Bank Penerima Setoran Haji (BPS BPIH), Kementerian Agama RI dan mitra strategis perhajian lainnya dalam ekosistem haji yang terintegrasi dan inovatif.

Sayembara ini juga bagian dari terobosan dari BPKH dalam rangka peningkatan pelayanan keuangan haji kepada jamaah.

"Melalui portal digital ini, dapat memberikan kemudahan pendaftaran haji dan kelengkapan informasi terkait haji maupun pengelolaan keuangannya kepada seluruh umat Islam, baik calon jemaah baru maupun yang waiting list,” ujar Harry lagi.

Harry berharap kompetisi ini dapat melahirkan desain yang mampu meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam menggunakan aplikasi BPKH Apps.

"Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk jamaah Haji salah satu implementasinya dengan pengembangan aplikasi ini, calon jemaah haji nantinya dapat mendaftar haji dari mana saja secara online," tukasnya.

Dia menerangkan, dari ratusan peserta nantinya dipilih 10 nominasi, dan akan memperebutkan juara favorit hasil polling di media sosial BPKH serta dari 10 nominasi tersebut akan di kurasi lagi menjadi 3 terbaiknext

Komentar