>
Dia juga mengajak masyarakat bersama-sama untuk memutar pilkada serentak khususnya pilgub berjalan damai.
“Siapapun yang terpilih, mudah-mudah bisa bersama-sama membangun Sumbar kedepan, mudah-mudah pilkada ini tanpa balas dendam,” ucap Vasco.
Sementara itu, gubernur nomor urut 2 Epyardi Asda menyatakan, bila dia dan calon wakil gubernurnya Ekos Albar bersama para pendukungnya bahwa sudah bosan dengan kepemimpinan Sumbar calon calon ini.
“Seluruh masyarakat Sumbar, bahwa ini adalah momennya untuk memajukan kampung halaman yakni Sumbar. Mau bangkit? Jika iya maka harus bergerak,” ucapnya didamping Ekos Albar di podium.
Epyardi yang mengaku, sejak malam kemarin walaupun tidak tidur hingga berangkat menuju lokasi pengundian nomor urut paslon, dirinya terus berdoa pada Allah SWT semoga mendapatkan nomor urut 2.
“Alhamdulillah, permohonan saya bersama Ekos Albar ini dikabulkan Allah SWT, dimana nomor urut 2 untuk paslon gubernur dan wakil gubernur kami dapatkan,” katanya.
Kenyataan ini, sebut Epyardi, memang ini merupakan kadarullah, dan ini juga tanda yang baik bagi dirinya dan Ekos Albar sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.
"Jadi kepada masyarakat Sumbar, ada dua atau tidak, pilihan yang sesuai dengan hati nurani masyarakat. Dan saya berharap pilkada ini menjadi pesta demokrasi, bukan mencari bencana. Beda pilihan boleh, tapi kebersamaan harus dijaga bersama-sama," pungkas Epyardi. (*)


Komentar