.
Kemudian, tambahnya, telah pula ditetapkan 56 pasangan calon kepala daerah peserta pilkada di Sumbar. Dari 56 paslon itu ada yang berasal dari petahana (incumbent), TNI/Polri, perseorangan, koalisi partai.
"Ini jadi tantangan berat bagi semua pihak dikarenakan potensi kerawanan dan konflik kepentingan akan mewarnai setiap tahapan sampai dilantiknya calon terpilih," ulas Suharyono.
"Untuk itu perlu keterlambatan semua pihak dalam kontestasi politik yang berlangsung sekali dalam lima tahun. Jadi mari kita jadikan momentum pilkada ini menyatukan seluruh anak bangsa walau kita punya pilihan berbeda saat pencoblosan nanti," ajak Kapolda ini.
Sedangkan, Ketua KPU Sumbar, Surya Efitrimen dikesempatan itu menyampaikan, deklarasi ini bukan sekadar formalitas belaka.
"Melainkan ini sebuah tekad dan janji yang kita manifestasikan dalam sebuah pernyataan dan komitmen kita untuk menjaga demokrasi yang sehat, adil, damai, kekeluargaan, berintegritas dan bermartabat, serta memberi manfaat untuk negeri dan kemaslahatan rakyat," katanya.
Pemilu dan pemilihan, jelas Surya Efitrimen, adalah salah satu pilar penting dalam demokrasi, di mana rakyat diberikan kesempatan untuk menentukan masa depan negeri dan daerahnya.
"Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa proses ini berjalan dengan penuh integritas, tanpa ada kekerasan, fitnah, atau berita bohong (hoax) yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya.
Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk menjalani tahapan kampanye ini dengan cara yang bermartabat, tidak memantik isu sara, mengedepankan kekeluargaan, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Hal lain diharapkan Surya Efitrimen adalah berperan masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan antusias, dan tentu akan bermuara pada tingginya partisipasi memilih dan partisipasi politik.
"Banyak referensi teori-teori pemilu disebutkan bahwa tingkat partisipasi memilih dalam setiap perhelatan pemilu dan pilkada bergantung pada banyak faktor," ungkapnya.
Di sisi lain, sebelum sambutan Kapolda ini, lebih dulu dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yakni Mahyeldi Ansharullah-Vasco Ruseimy, serta Epyadi Asda-Ekos Albar mengucapkan ikrar mendukung pilkada damai yang dipimpin ketua KPU Sumbar Surya Efitrimen.
Setelah itu, tiap paslon membubuhkan tandatangan mereka pada spanduk yang menunjukkan komitmen mereka mengedepankan pilkada damai.
Kemudian partai pengusung dan tim pemenangan masing-masing paslon juga menyusul membubuhkan tandatangan mereka ditempatkan yang sama.
Di sisi lain, pada apel apel deklarasi pilkada damai itu dihadiri juga para tokoh masyarakat Sumbar, serta pasukan dari Polri, TNI serta stakeholder terkait. (*)


Komentar