Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Unand Gelar Workshop Bisnis

Metro- 13-10-2024 16:42
Nara sumber berikan paparannya dalam workshop yang diadakan Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Unand, di Padang, Sabtu (12/10/2024). (dok : istimewa)
Nara sumber berikan paparannya dalam workshop yang diadakan Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Unand, di Padang, Sabtu (12/10/2024). (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas (Unand) mengadakan workshop bertajuk "Strategi ESG di Industri 5.0: Menyongsong Era Baru Bisnis Berkelanjutan".

Acara yang diadakan Sabtu (12/10/2024) ini dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, dan praktisi itu menghadirkan pakar di bidang kehumasan, Boy Kelana.

Dalam paparannya Boy Kelana menyampaikan pentingnya prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menghadapi tantangan dan peluang di era Industri 5.0.

"Penerapan ESG bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi juga tentang menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat," kata Boy Kelana.

Pada paparannya ini, Boy mengambil contoh pada PT Telkom Indonesia Tbk. Bagaimana perusahaan ini berhasil mengimplementasikan strategi ESG secara komprehensif.

Pendapatnya, melalui penggunaan teknologi ramah lingkungan dan praktik bisnis berkelanjutan, Telkom dapat mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi operasional.

"Dari pengembangan infrastruktur berbasis energi terbarukan hingga program pemberdayaan masyarakat, Telkom menunjukkan bahwa bisnis yang berkelanjutan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik," ungkap Boy.

Di sisi lain peserta workshop tampak aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, di mana mereka menggali lebih dalam tentang tantangan yang dihadapi dalam penerapan ESG.

Diskusi ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis tentang peran mereka dalam menciptakan lingkungan bisnis yang lebih berkelanjutan serta menambah wawasan.

Sedangkan, Chairunisa Ratu Ardhiny, seorang peserta menjelaskan, dengan suksesnya workshop ini, Departemen Ilmu Komunikasi Unand berharap dapat terus mengedukasi dan mendorong diskusi tentang praktik keberlanjutan di berbagai sektor.

"Ini merupakan langkah positif menuju masa depan yang lebih baik bagi dunia bisnis dan masyarakat," kata Ratu. (*)

Komentar