Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang masih simpang siur terkait insiden yang terjadi di sebuah rumah doa di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang, beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya permasalahan itu telah diselesaikan oleh pihak yang berwenang.
"Saya minta semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak bertanggung jawab, itu penting untuk menjaga kondusifitas di tengah masyarakat," ucap Mahyeldi di Padang, Selasa (29/7/2025).
Baca Juga
- Kapendam XX/TIB Ungkap Hasil Investigasi Peluru Nyasar di UNP Secara Transparan
- Ungkap Fakta Insiden di UNP, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat
- Tim Gabungan Periksa 10 Saksi Soal Insiden Peluru Nyasar di UNP
- Dua Korban Terkena Peluru Nyasar di UNP, Kodam XX/TIB Tutup Area Latihan dan Kerahkan Tim Investigasi Gabungan
- Harap Aksi Pembubaran Rumah Doa Tak Terulang, Menag Siapkan Dua Upaya Penanganan
Mahyeldi mengungkap, seluruh pihak telah menjalankan fungsinya secara baik dalam penyelesaian insiden yang terjadi. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota hingga provinsi, termasuk pihak terkait lainnya seperti Polri dan FKUB.
"Semua pihak telah bergerak sesuai fungsinya masing-masing. Alhamdulillah, permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan secara cepat," ungkapnya
Terkait indikasi pelanggaran hukum, Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penyelesaiannya kepada aparat penegak hukum. (adv)


Komentar