Padang, Arunala.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar sementara mengidentifikasi ada 22 orang meninggal dunia dalam bencana banjir dan longsor di Sumbar.
Dari 22 korban itu, baru 20 orang telah berhasil diidentifikasi tim DVI Polda Sumbar.
Plt Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sumbar, AKBP dr Faisal mengatakan, proses identifikasi pada dua korban lagi masih berlanjut.
"Dari total 22 korban , 20 orang telah teridentifikasi sementara dua orang masih belum teridentifikasi, dan lima orang korban menjalani perawatan," ungkap AKBP dr Faisal.
Sementara itu, lanjutnya, upaya pencarian difokuskan untuk menemukan 10 orang yang masih dilaporkan hilang.
Ia menerangkan, proses identifikasi dilakukan di Posko DVI RS Bhayangkara Padang, menggunakan berbagai metode forensik.
"Enam dari delapan jenazah berhasil diidentifikasi, sebagian besar melalui sidik jari, yakni korban atas nama Yerna Wilis (57), Selvi Marta Putri (20), dan Reki Saputra (38)," ungkapnya.
Sementara itu, identifikasi berdasarkan data sekunder (informasi dari keluarga) dilakukan untuk korban di Polresta Padang.
Diantaranya korban atas termasuk Najwa Putri Andira (2,5 bulan) dan Mardalena (65 tahun), serta Roni Syaputra (42) dan Syamsul Kamaruddin (72) di RSUD dr Rasyidin Padang. (*)


Komentar