Rahmat Saleh Terus Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Korban Bencana Sumbar

Metro- 29-11-2025 11:04
Warga terdampak bencana di Kota Padang menerima bantuan yang diserahkan  Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, Sabtu (29/11/2025). IST
Warga terdampak bencana di Kota Padang menerima bantuan yang diserahkan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, Sabtu (29/11/2025). IST

Padang, Arunala.com - Pasca mendesak pemerintah pusat menetapkan status Bencana Nasional untuk Sumbar, Aceh dan Sumut, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, juga intens salurkan bantuan untuk dapilnya yakni Sumbar.

Melalui tim Dapil #SumbarCerdas, legislator asal Sumbar ini terus bergerak menyalurkan bantuan berupa bahan pangan pokok (sembako) kepada korban terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar.

Bantuan ini merupakan respons langsung terhadap banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sedikitnya sembilan kabupaten/kota di Sumbar.

Penyaluran bantuan sendiri sudah dimulai sejak Rabu (26/11/2025) kemarin, dan masih berlanjut hingga Sabtu (29/11/2025) ini.

Bencana yang menyebabkan puluhan jiwa meninggal, ribuan keluarga mengungsi, dan rusaknya infrastruktur vital telah menciptakan kebutuhan mendesak akan pangan dan kebutuhan dasar.

Rahmat Saleh mengatakan, kondisi di lapangan cukup berat dan mengharukan. Banyak keluarga terisolasi dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok mereka.

"Melihat situasi yang darurat ini, kami memutuskan untuk segera membawa bantuan pada hari pertama kejadian, dan terus berlanjut hingga hari ini," kata Rahmat di Padang, Sabtu (29/11/2025).

Ia menekankan kebutuhan pangan dan sandang harus menjadi prioritas absolut.

Politisi PKS itu menegaskan langkah cepat tanggap ini adalah manifestasi dari tanggung jawab moralnya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan sulit.

Rahmat menjelaskan, ribuan paket sembako siap konsumsi dipastikan benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan.

"Ini adalah bantuan tahap awal tanggap darurat, dan kami akan terus berkoordinasi untuk menyiapkan bantuan lanjutan," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta pemda untuk meningkatkan koordinasi agar penanganan bencana berjalan lebih efektif.

"Pemda kedepan juga harus memperkuat sistem peringatan dini dan infrastruktur drainase, terutama di wilayah rawan bencana. Kejadian ini harus menjadi momentum untuk evaluasi total," tutupnya. (*)

Komentar