.
Sementara, Ketua Pengajian Al Hidayah Sumbar, Linda Oktavianti, SE.MM. M.Pd.E mengatakan, komplek
Griya Permata 2 Tabiang Banda Gadang jadi salah satu lokasi yang parah diterjang banjir bandang yang ada di Kota Padang.
"Alasan ini lah, kami dari Pengajian Al Hidayat merasa perlu berikan bantuan pada warga setempat, terlebih bagi mereka yang kehilangan rumah dan harta benda akibat bencana tersebut," kata Linda.
Ia menyebut, rasa duka dan kehilangan yang dirasakan para korban terdampak banjir bandang itu juga dirasakan oleh dirinya dan juga Pengajian Al Hidayah.
"Linda juga menyadari akibat bencana ini, menjadikan aktivitas pendidikan dan perekonomian warga setempat jadi terhenti. Itu membuat luka yang dalam dirasakan warga ini," tukas Linda.
Ia juga menyampaikan kepada Ketua umum Pengajian Al Hidayah, bahwa di komplek Griya Permata 2 Tabiang Banda Gadang ini ada lima unit rumah warga yang hanyut dibawa arus banjir, serta lima unit rumah lagi dalam kondisi rusak parah dan tidak bisa lagi dihuni.
Sementara soal bantuan dari Pengajian Al Hidayah ini, Linda menjelaskan, bantuan itu merupakan donasi dari para pengurus dan anggota Pengajian Al Hidayah se Indonesia.
"Dari hasil donasi itu, kami serahkan sebagai bantuan untuk para korban bencana banjir yang ada di Sumatera, yakni Aceh, Sumut dan Sumbar, dalam bentuk sembako dan juga uang. Semoga dengan adanya tali kasih dari Pengajian Al Hidayah ini, bisa meringankan rasa sedih dan duka para korban, khususnya yang ada di komplek Griya Permata 2 Tabiang Banda Gadang ini," kata Linda Oktavianti. (cpt)


Komentar