BNPB Evaluasi Pembangunan Hunian Guna Masukan Dokumen R3P Sumbar

Metro- 08-01-2026 13:19
Sekretariat utama BNPB, Rustian meninjau lokasi persiapan pembangunan huntap di Kabupaten Solok pada Rabu (7/1/2026). IST
Sekretariat utama BNPB, Rustian meninjau lokasi persiapan pembangunan huntap di Kabupaten Solok pada Rabu (7/1/2026). IST

Arosuka, Arunala.com -- BNPB terus melakukan evaluasi pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Sumbar.

Langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk memberikan masukan pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat pembangunan hunian sementara (huntara) di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

Di samping itu, BNPB juga meninjau lokasi yang dipersiapkan sebagai hunian tetap (huntap) pada fase pemulihan.

Langkah ini juga untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai standar, kebutuhan penyintas serta selaras dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian memimpin evaluasi di lapangan dengan meninjau lokasi persiapan pembangunan huntap di Kabupaten Solok pada Rabu (7/1/2026).

Rustian menyampaikan, evaluasi mencakup sejumlah aspek, antara lain progres fisik pembangunan huntara, kualitas bangunan, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, serta kesesuaian lokasi dengan prinsip keamanan dan kelayakan hunian.

"Selain itu, evaluasi juga menyoroti koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri dan instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan pembangunan huntara," ujar Rustian.

Dari hasil evaluasi, ia mengatakan, ini menunjukkan bahwa pembangunan huntara di kedua kabupaten, Limapuluh Kota dan Tanahdatar, secara umum telah berjalan.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah catatan perbaikan, seperti penyempurnaan fasilitas pendukung, penyesuaian desain terhadap kebutuhan keluarga penyintas, serta percepatan target penyelesaian pada beberapa titik pembangunan.

Saat ini, pembangunan huntara di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Limapuluh Kota ditargetkan sebanyak 60 unit pada permohonan tahap I, sedangkan di Tanahdatar di wilayah Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh 23 unit, Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan 15 unit.

Sementara itu, lokasi huntap yang dipersiapkan untuk di Kabupaten Solok pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi berada di wilayah Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkaraknext

Komentar