Minta Dibangunkan Tower, Ini Keluhan Masyarakat Nagari Kuncir pada Ketua DPRD Sumbar

Teknologi- 23-02-2026 07:52
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi saat laksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Yaqin Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu malam (22/2/2026). IST
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi saat laksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Yaqin Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu malam (22/2/2026). IST

Arosuka, Arunala.com - Lemahnya akses jaringan telekomunikasi (koneksi internet, red) di Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, jadi penghambat berbagai kegiatan masyarakat setempat.

Persoalan ini terungkap saat Ketua DPRD Sumbar, Muhidi lakukan Safari Ramadah di nagari tersebut, tepatnya di Masjid Nurul Yaqin, Minggu malam (22/2/2026).

Muhidi mendapati, dengan tidak baiknya jaringan internet di tempat itu tidak hanya berimbas pada pengembangan usaha dan komunikasi mereka, namun juga berdampak aspek pendidikan.

Seorang tokoh masyarakat mengatakan, keterbatasan jaringan kerap menyebabkan informasi penting terlambat diterima.

"Kami sangat berharap ada pembangunan tower atau penguatan jaringan di daerah ini. Dengan jaringan yang baik, aktivitas masyarakat akan lebih lancar, anak-anak bisa belajar dengan maksimal, dan pelaku usaha juga bisa mengembangkan usahanya," ujarnya.

Menindaklanjuti apa yang jadi keluhkan masyarakat ini, Muhidi kemudian menyatakan siap menindaklanjuti keluhan tersebut melalui koordinasi dengan dinas terkait.

"Ketersediaan jaringan telekomunikasi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas. Hal ini akan saya koordinasikan dengan Diskominfotik Sumbar," kata Muhidi saat itu.

Akses internet yang memadai, kata dia, dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala Biro Pembangunan Setprov Sumbar, Ria Wijayanty yang juga ikut rombongan tim Safari Ramadan itu,

menyebut, pemprov siap mengkoordinasikan dengan Diskominfotik untuk menindaklanjuti kebutuhan tersebut.

"Nanti siapkan bahannya, koordinasi dengan Kominfo. Kebetulan ada dari pemerintah kabupaten, Kominfo kabupaten. Kalau tidak selesai di kabupaten, kita bisa langsung koordinasi dengan provinsi," ujarnya. (*/cpt)

Komentar