.
Selain intervensi pada aspek hunian, Kementerian Kesehatan juga memperkuat upaya deteksi dini melalui pengadaan dan distribusi alat skrining mobile berupa portable X-ray ke berbagai daerah dengan angka kasus tinggi. "Teknologi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang berada di wilayah sulit akses layanan kesehatan, sehingga pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan," tegasnya.
Dengan adanya penguatan skrining tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam penemuan kasus aktif. Berdasar data yang dipaparkan, estimasi jumlah kasus TB di Sumatera Barat mencapai sekitar 25 ribu kasus. Namun hingga saat ini, baru sekitar 15 ribu kasus yang berhasil ditemukan dan mendapatkan pengobatan. "Artinya, masih terdapat kurang lebih 10 ribu kasus yang belum teridentifikasi dan berpotensi menjadi sumber penularan di masyarakat apabila tidak segera ditangani," ungkapnya.
Wamenkes RI menekankan kesenjangan penemuan kasus tersebut menjadi tantangan utama yang harus segera dijawab melalui kolaborasi lintas sektor. "Kami meminta seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pelaporan, memperluas jangkauan skrining, serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan ketika mengalami gejala," tegasnya.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam kesempatan yang sama menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung percepatan eliminasi TB. "Pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota siap memperkuat sinergi hingga tingkat nagari dan desa dalam upaya penanggulangan penyakit tersebut," ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan eliminasi TB sangat ditentukan oleh partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk camat, lurah, tenaga kesehatan, serta unsur TNI dan Polri di tingkat lapangan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas. "Keterlibatan kader kesehatan juga dinilai sangat penting dalam memperluas edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan dini," tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam mencari layanan kesehatan. Banyak kasus TB yang baru terdeteksi ketika kondisi pasien sudah dalam keadaan parah, sehingga memperbesar risiko penularan dan memperburuk prognosis kesembuhan. "Oleh karena itu, edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang pemerintah daerah," ucapnyanext


Komentar