Menjaga Detak Jantung Logistik di Langit Teluk Bayur

Ekonomi- 14-06-2026 21:01
Foto ini mempresentasikan ruang kerja penuh tekanan bagi operator seperti Sugiatno, yang dituintut memiliki kosentrasi baja dan estimasi ruang yang tepat saat mengendalikan sistem rotasi crane di ketinggian. IST
Foto ini mempresentasikan ruang kerja penuh tekanan bagi operator seperti Sugiatno, yang dituintut memiliki kosentrasi baja dan estimasi ruang yang tepat saat mengendalikan sistem rotasi crane di ketinggian. IST

.

Langkah darurat pengusir kantuk ini dilakukan dengan catatan tetap berkoordinasi dan tidak mengganggu jalannya ritme kegiatan bongkar muat secara keseluruhan. "Kalau kantuk sudah berat, saya pilih keluar kabin untuk jalan-jalan sebentar dan ambil napas segar selama sepuluh menit. Keselamatan tidak boleh ditawar hanya karena sungkan berhenti sejenak," tegasnya. Langkah kecil ini terbukti sangat efektif untuk mengembalikan pasokan oksigen ke otak dan memulihkan kembali fokus yang sempat mengendur akibat kelelahan.

Bagi seorang Sugiatno, puncak tertinggi dari kepuasan kerja seorang operator pelabuhan tidak pernah diukur dari seberapa banyak insentif materi yang dibawa pulang ke rumah di akhir bulan, melainkan dari lembar laporan kerja yang bersih dari noda hitam. Kepuasan sejati baginya adalah ketika tugas bongkar muat selesai dengan status zero accident alias nihil kecelakaan kerja, diimbangi dengan tercapainya target produktivitas yang telah ditentukan oleh manajemen perusahaan.

Selama puluhan tahun mengabdi di dunia kepelabuhanan, rekam jejak Sugiatno tercatat bersih dari insiden fatal. Tidak pernah ada komplain yang masuk dari pemilik kapal terkait kerusakan lambung akibat benturan alat, tidak ada keluhan dari pemilik barang, dan seluruh armada alat berat yang berada di bawah pengawasannya selalu berada dalam kondisi siap operasi secara optimal. Prestasi dalam sunyi inilah yang menjadi bukti dedikasi tertinggi dan bentuk tanggung jawab moralnya kepada perusahaan yang menaunginya.

Di balik ketangguhan mental dan fisik Sugiatno di atas kabin crane, ada pilar kokoh yang selalu setia menopang dan mendoakannya dari rumah. Dukungan penuh dari keluarga tercinta menjadi energi utama yang membuatnya mampu bertahan menghadapi tekanan pekerjaan yang tinggi dan cuaca pelabuhan yang sering kali tidak bersahabat. Pihak keluarga memberikan kepercayaan dan kebebasan penuh bagi Sugiatno untuk mendedikasikan waktunya di pelabuhan, namun dengan satu syarat mutlak yang tidak boleh dilanggar dalam kondisi apa pun: keselamatan dan kesehatan harus selalu menjadi prioritas nomor satu di atas segalanya.

Janji suci kepada keluarga itulah yang selalu ia bawa dan ingat setiap kali melangkah keluar rumah menuju pelabuhan di pagi hari. "Keluarga mendukung penuh, asalkan saya selalu ingat untuk menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja di lapangan," ungkapnya.

Menutup perbincangan hangat di sore yang mulai temaram itu, Sugiatno menyelipkan beberapa pesan berharga yang sarat makna, yang ditujukan khusus bagi para operator muda yang kini mulai banyak mewarnai industri kepelabuhanan modern. Menurut pandangannya, keterampilan teknis untuk mengoperasikan alat berat yang canggih bisa dipelajari oleh siapa saja dalam hitungan bulan melalui pelatihan intensif, namun pembentukan karakter dan kematangan mental sebagai operator yang bijak membutuhkan tempaan waktu bertahun-tahun di lapangannext

Komentar