.
Ia mengingatkan dengan tegas agar para operator generasi muda tidak cepat berpuas diri, jangan terlalu membusungkan dada, dan menjauhkan diri dari sifat jumawa atau sombong ketika sudah merasa mahir. Menyepelekan atau menganggap enteng satu lini pekerjaan kecil di pelabuhan adalah celah awal masuknya petaka kecelakaan kerja yang bisa merenggut nyawa.
Sugiatno menekankan kembali bahwa modal paling mendasar yang harus dirawat secara konsisten oleh seorang operator adalah kesehatan fisik yang prima, kedisiplinan tingkat tinggi, serta menjaga keharmonisan dukungan dari keluarga di rumah. "Karakter yang membumi, penuh kehati-hatian, dan rendah hati itulah yang pada akhirnya akan menentukan seberapa jauh dan seberapa aman seorang operator mampu bertahan menghadapi kerasnya gelombang industri maritim yang terus berubah," tukas Sugiatno.
Di Balik Angka dan Keamanan Logistik
Keberhasilan performa makro dan dedikasi tanpa cela di lapangan ini menuai apresiasi dari pihak manajemen. Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menegaskan pencapaian melampaui target RKAP pada Triwulan I 2026 merupakan buah manis dari sinkronisasi antara investasi teknologi modern dan peningkatan kapasitas SDM di lapangan. Menurutnya, percepatan arus bongkar muat komoditas non-petikemas di Sumatera Barat sangat bergantung pada kesiapan mental dan keahlian teknis para operator yang mengendalikan aset-aset bernilai tinggi milik perusahaan.
"Kami di jajaran manajemen melihat pencapaian arus barang sebesar 1,51 juta ton di awal tahun ini bukan sekadar deretan angka di atas kertas, melainkan bukti nyata dari efisiensi waktu tambat kapal (dwelling time) yang berhasil kami pangkas. Peran operator seperti Pak Sugiatno sangat krusial. Tanpa kompetensi dan ketahanan mereka di atas kabin, digitalisasi dan modernisasi fasilitas pelabuhan yang kami lakukan tidak akan memberikan dampak optimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Fauzi.
Fauzi menambahkan PTP Nonpetikemas terus berkomitmen untuk menerapkan standardisasi keselamatan kerja serta program sertifikasi berkelanjutan bagi seluruh lini operasional. Tantangan logistik global yang semakin dinamis menuntut pelabuhan Teluk Bayur untuk tidak hanya mengandalkan aspek geografis yang strategis, tetapi juga keunggulan operasional yang berbasis pada zero accident dan kecepatan layanannext


Komentar