Kepala BNPB Atensi Integrasi Data Karhutla Lintas Instansi

Metro- 24-09-2026 10:53
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto saat pimpin rapat Penanggulangan Karhutla Kalimantan Selatan pada Rabu (23/9/2026). IST
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto saat pimpin rapat Penanggulangan Karhutla Kalimantan Selatan pada Rabu (23/9/2026). IST

Banjarmasin, Arunala.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan.

Khususnya penanganan melalui optimalisasi satuan tugas darat, integrasi data lintas instansi, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan dan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Kalimantan Selatan pada Rabu (23/9/2026).

Ia menekankan, pentingnya keseragaman data dan pelaporan dalam satu pintu agar seluruh upaya penanganan karhutla di lapangan dapat terpantau secara utuh dan menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat.

"Jangan sampai upaya yang luar biasa di bawah ini tidak tersampaikan. Setiap ada hal-hal yang kurang, kita langsung melaksanakan komunikasi," ujar Suharyanto dalam arahannya terkait penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Penguatan integrasi data menjadi perhatian karena masih ditemukan perbedaan angka antara laporan dari sejumlah unsur di lapangan.

Menurut Suharyanto, seluruh data mengenai titik kebakaran, luas lahan terbakar, hasil pemadaman, jumlah personel, hingga kebutuhan dukungan harus disinkronkan agar menjadi satu data yang dapat digunakan bersama.

Suharyanto menambahkan, data yang terintegrasi akan memudahkan tim lapangan dalam menentukan prioritas penanganan dan menyusun strategi operasi di lapangan.

Dengan data yang sama, setiap unsur dapat mengetahui secara lebih jelas jumlah hotspot, titik kebakaran nyata, luasan terdampak, serta kebutuhan kekuatan pemadaman di masing-masing kabupaten. Hal tersebut juga membantu memastikan pengerahan sumber daya dilakukan secara tepat sasaran.

Dirinya mengingatkan bahwa keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya ditentukan oleh jumlah sumber daya yang dikerahkan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh unsur untuk bekerja secara terpadu berdasarkan informasi yang samanext

Komentar