Kunjungi Arosuka, Wapres Gibran Tekankan Percepatan Penanganan dan Pemulihan Pascabencana

Metro- 25-09-2026 13:29
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi masyarakat dan sejumlah infrastruktur terdampak banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Jumat (25/9/2026). IST
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi masyarakat dan sejumlah infrastruktur terdampak banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Jumat (25/9/2026). IST

Arosuka, Arunala.com - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi masyarakat dan sejumlah infrastruktur yang terdampak banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Jumat (25/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan darurat dan proses pemulihan berjalan cepat.

Gibran menekankan sejumlah kebutuhan prioritas masyarakat terdampak mesti terpenuhi, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pencarian korban yang masih hilang, pemulihan infrastruktur, hingga perlindungan terhadap kelompok rentan.

Ia juga meminta pemerintah daerah mendata masyarakat terdampak yang memiliki cicilan pada perbankan, termasuk nasabah PNM Mekar dan bank-bank Himbara.

Pendataan tersebut diperlukan agar masyarakat dapat memperoleh keringanan melalui skema restrukturisasi selama masa kebencanaan, sehingga beban ekonomi warga tidak semakin berat di tengah proses pemulihan.

"Saya minta pendataan disegerakan, agar segala kebutuhan penanganan dapat dihitung. Termasuk yang terkait cicilan perbankan, kita akan bantu dengan skema restrukturisasi," ucap Gibran.

Selain kebutuhan dasar, ia juga menekankan percepatan pemulihan lahan pertanian yang terdampak.

Kabupaten Solok memiliki peran penting dalam produksi pangan Sumbar maupun nasional, khususnya komoditas padi dan bawang.

Karena itu, menurutnya, pemulihan lahan pertanian perlu menjadi bagian penting dari penanganan pascabencana agar aktivitas produksi masyarakat dapat kembali berjalan.

Gibran juga meminta pelayanan publik tetap berjalan, terutama pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang kehilangan dokumen akibat bencana.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, anak-anak, dan ibu hamil, terutama dalam pendistribusian bantuannext

Komentar