Sektor Pariwisata Kota Pariaman Menggeliat: Selama Liburan Lebaran, Kumpulkan PAD Rp250 Juta Lebih

Metro- 24-05-2021 17:26
Wali Kota Pariaman,Genius Umar bersama petugas yang berada di kawasan wisata pantai kota itu, Minggu (23/5). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman,Genius Umar bersama petugas yang berada di kawasan wisata pantai kota itu, Minggu (23/5). (Dok : Istimewa)

Pariaman, Arunala -- Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi lalu jadi berkah bagi Kota Pariaman karena cukup banyak masyarakat yang berwisata ke kota itu.

Dengan banyaknya kunjungan wisatawan itu, menjadikan Kota Pariaman berhasil mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp250 juta lebih selama masa liburan itu.

"Jumlah PAD yang didapat itu berasal dari retribusi tiket masuk sebesar Rp203.867.000, ditambah dengan pemasukan dari parkir Rp52.681.000, sehingga totalnya selama liburan Lebaran itu mencapau Rp256.548.000. Dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 38.313 orang," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar ketika memantau dan berdialog dengan petugas yang berada di Pantai Gandoriah, Minggu sore (23/5) kemarin.

Genius menjelaskan mulai dari tanggal 14 dan 15 Mei, PAD yang terkumpul sudah mencapai Rp59 juta lebih, dengan jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 11.335 orang.

Kemudian dengan adanya instruksi dari Kapolda, untuk tanggal 17 dan 18 Mei seluruh destinasi wisata di Kota Pariaman ditutup, karena ketidakpatuhan masyarakat dan pelaku wisata terhadap protokol kesehatan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Sumbar.

"Setelah Pemko Pariaman mengambil kebijakan membuka kembali destinasi wisatanya pada 18 Mei, pos retribusi tiket masuk diaktifkan lagi. Dan sampai hari ini, tingkat kunjungan wisatawa mencapai 38.313 orang. Bagi wisatawan yang masuk destinasi wisata Pantai Gandoriah dan Pantai Kata, kami tarik retribusi tiket masuk sebesar lima ribu rupiah per orang, sedangkan bagi wisatawan yang ke Pulau Angso Duo, sesuai retribusi sebesar Rp10.000 per orang," tukasnya.

Sedangkan untuk kawasan parkir, jelas Genius, baik kendaraan roda dua, roda empat dan Bus Pariwisata, pemasukan PAD-nya mencapai Rp32.610.000, kemudian dari karcis Rp20 juta lebih sehingga total pemasukan dari parkir berjumlah Rp52.681.000.

Genius menyampaikan, dengan menggeliatnya kembali ekonomi Kota Pariaman dari sektor pariwisata ini, diharapkan dapat kembali meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi kota itu, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tuturnyanext

Komentar