Kota Pariaman Tuan Rumah Jambore Kader PKK se Sumbar tahun 2021

Metro- 24-05-2021 23:21
Wakil Ketua PKK Kota Pariaman Ny Indriati Mardison Mahyuddin dan Sekko Pariaman, Yota Balad memimpin rapat persiapan lomba jambore kader PKK se Sumbar, Senin (24/5). (Dok : Istimewa)
Wakil Ketua PKK Kota Pariaman Ny Indriati Mardison Mahyuddin dan Sekko Pariaman, Yota Balad memimpin rapat persiapan lomba jambore kader PKK se Sumbar, Senin (24/5). (Dok : Istimewa)

Pariaman, Arunala - Kota Pariaman menjadi tempat pelaksanaan lomba jambore kader PKK se Sumbar di tahun ini. Jambore ini rencananya akan diadakan pada 6 hingga 8 Juli nanti.

Mengingat peserta jambore yang akan ikut cukup banyak, maka panitia pelaksana dari tim PKK Kota Pariaman mulai menyiapkan rencana aksinya untuk Jambore nanti, termasuk upaya penanganan Covid-19 di lokasi acara nanti.

"Soalnya pelaksanaan jambore kali ini masih dalam suasana pandemi, untuk itu kami harus segala sesuatunya agar jambore itu berjalan lancer," ungkap Wakil Ketua PKK Kota Pariaman, Ny Indriati Mardison Mahyuddin di Pariaman, saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) persiapan jambore tersebut di Pariaman, Senin (24/5).

Turut hadir dalam rakor itu antara lain Sekko Pariaman, Yota Balad, Kadis PMDes Adi Junadi, dan OPD terkait yang membantu persiapan lomba tersebut, dan pengurus PKK Kota Pariaman.

"Kota Pariaman terpilih menjadi tuan rumah untuk jambore itu, dan rencananya akan diselenggarakan pada 6-8 Juli nanti. Kegiatan ini sebelumnya sempat ditunda diadakan di Kota Pariaman akibat pandemi Covid-19," Indriati Mardison

Dia menyebut, jika tidak ada halangan peserta yang akan ikut jambore berasal dari 19 kabupaten kota di Sumbar. Tiap daerah nantinya akan mengirimkan pesertanya sebanyak 15 orang.

Untuk tempat acara pembukaan, lanjut Indriati, rencananya akan diselenggarakan di depan Pentas Seni Pantai Gandoriah, sekaligus diramaikan dengan pameran dari usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) PKK.

Lebih lanjut Indriati menjelaskan pelaksanaan jambore nanti juga harus melihat kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman.

"Jika kondisi kota berada dalam zona kuning atau hijau, kegiatan akan dilaksanakan, dan untuk peserta yang datang mereka harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat seperti membawa bukti kesehatan dari hasil swab dan vaksin. Sebaliknya jika Kota Pariaman dalam zona orange atau merah maka kegiatan akan ditunda kembali," tutur Indriatinext

Komentar