Padang, Arunala - Perusahaan angkutan umum milik negara Damri melakukan terobosan dalam memajukan pariwisata Sumatera Barat (Sumbar).
Perusahaan pelat merah ini menghadirkan rute angkutan pulang pergi (PP) ke berbagai tempat wisata yang ada di Sumbar, misalnya, Pariaman, Danau Maninjau, Bukittinggi, Istana Pagaruyung Tanahdatar, Danau Singkarak, Pantai Carocok Painan dan tempat wisata lainnya.
Sedangkan untuk tarifnya, pihak Damri menetapkan dengan harga terjangkau antara Rp25.000 hingga Rp30.000.
Seperti unggahan yang dikemukakan mantan Ketua umum Alumni UBH Padang, Ike Agung dalam laman medsos miliknya, Sabtu (22/1) sekitar pukul 16.15 WIB.
Di unggahannya itu, Ike Agung menuliskan "Wisata ke Sumatera Barat menjadi lebih Murah". Apa yang dituliskan Ike Agung ini merupakan pengalamannya saat landing di BIM hari itu.
"Seperti biasa cepat cari tempat aman untuk bakar Rokok sebatang, di teras kedatangan dekat parkir Damri atau Tranex jurusan BIM - Pasar Raya Kota Padang yang saat ini sdh tidak operasional sejak Covid melanda negeri," tulisnya.
Lalu dilanjutkan, "Tiba-tiba merapat mobil Hiace terbaru berlebel Damri yang tentunya terbayang sangat nyaman. Saya langsung memperhatikan, ini travel atau jemputan wisata yang umumnya memakai mobil Hiace, selanjutnya saya tertumpu pada bandrol tarif Rp30.000.
Tarif itu cukup murah apresiasi saya dalam hati. Tapi itu ada tertulis jurusan Pariaman dan Maninjau.
"Jadi penasaran, saya mendekat ke supir yang sedang menghadang penumpang yang baru keluar dari ruang kedatangan. "Pak ini tujuan ke Maninjau juga ya?", "Ya" jawab supir, terus saya serang dengan pertanyaan berikut "ongkosnya berapa" dijawabnya "Tigapuluh ribu"," tulis Ike Agung lagi.
Dari pembicaraan serius itu dan info yang didapatkan, angkutan Damri ini akan mengantar penumpang terlebih dulu ke Kota Padang selanjutnya keberangkatan dari BIM ke Maninjau kira-kira jam 15.00 WIB, akan melewati Pariaman, Lubuk Basung (Lubas)next


Komentar