Menanggapi Adanya Wacana Penundaan Pemilu: Alirman Sori: Elite Politik jangan Khianati Dukungan Rakyat

Metro- 28-02-2022 07:21
Anggota DPD RI Dapil Sumatera Barat, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI Dapil Sumatera Barat, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala - Anggota DPD RI, Alirman Sori menanggapi adanya wacana penundaan pelaksanaan Pemilu oleh sebagian elit politik nasional.

Dirinya menilai jika memang terjadi penundaan Pemilu, itu sebagai bentuk pengkhianatan terhadap siklus demokrasi lima tahunan sebagaimana yang telah diatur dalam konstitusi pasal 22 E ayat (1) dan ayat (2) UUD NRI Tahun 1945.

"Jika Pemilu ditunda, Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat demokrasi yang tidak sesuai dengan norma dan kaedah konstitusi negara," ujar Anggota DPD RI, Dapil Sumatera Barat (Sumbar), Alirman Sori kepada arunala.com melalui pesan WhatsApp-nya, Minggu malam (27/2).

Diingatkan, senator Alirman Sori, elit nasional harus berpikir secara rasional, jangan hanya berpikir untuk kepentingan meneguhkan oligarki kekuasaan.

"Harus menaruh rasa malu sebagai bangsa, dan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat sebagai pilar utama demokrasi Pancasila," tekan Alirman Sori.

Dirinya mengkuatirkan, apabila pelaksanaan Pemilu ditunda akan membuat rakyat "marah" dan akan menimbulkan kekacauan demokrasi dan dapat dipastikan "distrust" terhadap pemerintah dan elit politik nasional.

Dia juga menegaskan, tidak ada hal yang urgent untuk menunda pelaksanaan Pemilu, bahkan kalau ditunda akan menimbulkan kecurigaan politik, dan dia juga bertanya, untuk kepentingan siapa pemilu ditunda?.

"Sebaiknya Pemilu dilaksanakan sesuai dengan siklus Pemilu lima tahunan, jangan cederai kedaulatan rakyat. Pemerintah harus responsif menyikapi wacana elit politik yang tidak rasional dapat menimbulkan kegaduhan dan berpotensi menganggu stabilitas nasional," tegas Alirman Sori.

Senator Alirman Sori juga mengingatkan elit, untuk tetap dijalan yang benar, melaksanakan kedaulatan demokrasi sesuai dengan amanat konstitusi.

"Jangan langgar konstitusi, jangan khianati dukungan rakyat yang mempercayai kita sebagai representatif mewakili mereka dalam setiap Pemilu," tukasnya.

Penundaan Pemilu, sebut Alirman Sori, selain memicu kegaduhan politik dan demokrasi, juga membuat tidak percaya dan akan berimplikasi partisipasi rakyat akan menurun tajam kalau pemilu ditundanext

Komentar