Padang, Arunala - Dua sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Padang, yakni SMP 25 dan SMP 7 jadi sekolah mitra (sekmit) bagi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (BEM KM FKG) Unand.
Sekolah mitra yang dijadikan BEM KM FKG Unand itu saat dilakukannya kegiatan pengabdian ke sekolah yang dilaksanakan dalam waktu berbeda.
Untuk SMP 25 Padang, kegiatan itu dilakukan pada Sabtu (19/3) dan SMP 7 Padang pada Sabtu (26/3) kemarin.
"Sekolah Mitra merupakan salah satu program kerja Departemen Pengabdian Masyarakat (DIMAS) BEM KM FKG Unand yang dilaksanakan secara luring (offline) pada tahun ini," ungkap Ketua Pelaksana Sekolah Mitra 2022 FKG Unand, Miftahul Rizka Amalia kepada arunala.com, Minggu sore (27/3).
Rizka menyebutkan, kegiatan sekolah mitra yang diadakan BEM-nya itu mengusung tema "Beautiful Smile Starts From A Healthy Teeth".
Sekaligus hal itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan di bidang kesehatan gigi dan mulut serta membangkitkan kemauan untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut di dua SMP tersebut.
"Terdapat perbedaan konsep sekolah mitra pada tahun ini. Di tahun sebelumnya hanya penyuluhan dan pemeriksaan gratis kepada para siswa SMPN di Kota Padang. Namun di tahun ini, sekolah mitra diadakan dengan menambah rangkaian kegiatan yang bernama teledentistry," ujar Rizka lagi.
Dia menjelaskan, teledentistry merupakan kegiatan konsultasi gratis online bersama dokter gigi dari dosen FKG Unand dengan menggunakan aplikasi iDent.
Untuk diketahui tambah Rizka, iDent adalah aplikasi android yang bertujuan untuk konsultasi kesehatan gigi dan mulut antara dokter gigi dan pasien melalui media video call.
Sebenarnya, lanjut dia, teledentistry merupakan modifikasi dari bentuk kegiatan sekolah mitra sebelumnya.
"Namun kali ini pola teledentistry dilaksanakan dalam bentuk praktik (konsultasi) dokter gigi menggunakan layanan teknologi informasi. Dimana panitia lebih berfokus kepada konsultasi online antara dokter gigi dengan pasien," papar Rizkanext


Komentar