Padang, Arunala - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy resmi menyandang gelar Doktor usai menjalani prosesi wisuda tahap IV tahun akademik 2021/2022 di IPB University, Rabu (16/3) kemarin.
Audy Joinaldy meraih gelar akademik ketujuh sebagai Doktor Manajemen Bisnis. Dengan bertambahnya gelar akademik tersebut, orang nomor dua di Sumbar saat ini memecahkan rekor MURI sebagai peraih gelar akademik terbanyak di Indonesia.
Prosesi penyerahan brevet kepada Dr Ir Audy Joinaldy SPt MSc MM I P M ASEAN Eng Dt Rajo Pasisia Alam itu dilaksanakan di Gedung Hakim Andi Nasution, Komplek Kampus IPB University Dramaga Bogor, Jawa Barat.
"Penghargaan ini sekaligus tantangan bagi saya apakah mampu menjadi lebih baik dan mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah," kata Audy.
Ia menyebut banyaknya gelar akademik tersebut beranjak dari rasa haus akan pengetahuan, yang selalu ingin tahu dan ingin mencoba banyak hal.
"Saya selalu merasa perlu untuk mempelajari sesuatu, sehingga melanjutkan kuliah dan terus belajar lagi," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak. Keluarga yang selalu setia memberikan dukungan dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi.
"Saya banyak belajar dari Gubernur Mahyeldi. Beliau abang saya juga guru saya dalam banyak hal," ucapnya saat itu.
Audy berharap gelar akademik dan apresiasi dari MURI akan bisa menjadi motivasi bagi banyak generasi muda di Sumbar untuk terus belajar dan mengabdikan diri kepada daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Desniarti memberikan ucapan selamat kepada Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy ini atas raihan gelar Doktor dan pemecahan rekor MURI sebagai peraih gelar akademik terbanyak di Indonesia.
"Kami atas nama keluarga besar Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar mengucapkan selamat kepada Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy atas raihan gelar Doktor. Sekaligus pemecahan rekor MURI sebagai peraih gelar akademik terbanyak di Indonesia," kata alumni IPB ini kepada arunala.com di Padang Kamis (17/3)next


Komentar