M Djamil Peringati World Patient Safety Day 2023: Penting Peranan Pimpinan Tingkatkan Keselamatan Pasien

Metro- 18-09-2023 16:36
Dirut RSUP M Djamil Dr dr H Dovy Djanas SpOG KFM MARS menyajikan materi saat Webinar World Patient Safety Day 2023 di The ZHM Premiere Hotel, Senin (18/9).  (Foto : Fajril)
Dirut RSUP M Djamil Dr dr H Dovy Djanas SpOG KFM MARS menyajikan materi saat Webinar World Patient Safety Day 2023 di The ZHM Premiere Hotel, Senin (18/9). (Foto : Fajril)

.

Sehingga secara global mencapai pengurangan semaksimal mungkin bahaya yang dapat dihindari karena perawatan kesehatan yang tidak aman.

Misinya adalah mendorong kebijakan dan tindakan berdasarkan sains dan desain sistem serta kemitraan untuk menghilangkan semua sumber risiko dan bahaya yang dapat dihindari bagi pasien dan pekerja di bidang kesehatan.

"Dengan misi tentu mempunyai visi. Bagaimana kita mempunyai tekad pasien tidak ada yang dirugikan dalam layanan kesehatan. Dan setiap pasien tentu menerima perawatan yang aman dan terhormat setiap saat dimana pun," ungkap ayah dua anak ini.

Jadi dalam arti kata, sebut Dovy, sebagai pimpinan tentu mempunyai visi dan misi serta harus mengaplikasikan bagaimana setiap pasien aman.

"Pasien terhindar dari kejadian-kejadian yang tentu ini akan berdampak terhadap kerugian yang bisa ditimbulkan terhadap keselamatan pasien," ucapnya.

Ia menyebutkan ada tujuh standar keselamatan pasien. Yakni hak pasien, mendidik pasien dan keluarga. Kemudian keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan.

Penggunaan metoda peningkatan kinerja untuk melakukan evaluasi dan program peningkatan keselamatan pasien. Peran kepemimpinan dalam meningkatkan keselamatan pasien.

"Mendidik staf tentang keselamatan pasien. Terakhir komunikasi merupakan kunci bagi staf untuk mencapai keselamatan pasien," tegas Dovy.

Ia menekankan penerapan keselamatan pasien merupakan tolok ukur keberhasilan keselamatan pasien di rumah sakit.

Yakni budaya safety berkembang dan meningkat, komunikasi dengan pasien berkembang.

"Kemudian kejadian tidak diinginkan (KTD) menurun, risiko klinis menurun, keluhan dan litigasi berkurang. Mutu pelayanan meningkat. Terakhir citra rumah sakit dan kepercayaan masyarakat meningkat yang diikuti kepercayaan diri meningkat," tukasnya.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Akreditasi LAM KPRS Dr dr Andry MM MHKes mengatakan standar akreditasi rumah sakit jika dikerjakan dengan benar akan ada keselamatan pasien di dalamnya.

Dan keterlibatan pasien pun terpenuhi. Hingga melibatkan pasien untuk keselamatan pasien itu jalan.

"Kepemimpinan itu penting. Seluruh sivitas hospitalia pemimpin. Jadi bukan hanya direksi saja pemimpin. Kemudian awarness, sadari bahwa standar akreditasi itu standar yang baik. Ikuti, laksanakan dan implementasikan. Jangan ditawar lagi," tegasnyanext

Komentar