RSUP M Djamil Terima Kunjungan Komut PT KAI: Layanan KRIS Dibangun, Pasien Tertolak Terselesaikan

Metro- 13-10-2023 20:01
Dirut RSUP M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mendampingi Komut PT KAI Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA mengunjungi bekas lahan PT KAI yang akan dibangun KRIS, Jumat (13/10). (Dok : Istimewa)
Dirut RSUP M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mendampingi Komut PT KAI Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA mengunjungi bekas lahan PT KAI yang akan dibangun KRIS, Jumat (13/10). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - RSUP M Djamil menerima kunjungan Komisaris Utama PT KAI Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA di Auditorium RSUP M Djamil, Jumat (13/10). Kunjungan tersebut disambut Direktur Utama RSUP M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS dan Plt Direktur Operasional dr Asrawati SpA (K) MBiomed.

Selain silaturahmi dan memotivasi civitas hospitalia. Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA berkesempatan mengunjungi bekas lahan PT KAI yang akan dibangun kelas rawat inap standar oleh RSUP M Djamil.

"RSUP M Djamil merupakan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI dengan kapasitas 800 tempat tidur. Salah satunya kami perlu pengembangan lahan," kata Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS saat memberikan sambutan.

Alhamdulillah, kata Dovy, saat ini prosesnya sudah dibantu untuk mendapatkan aset lahan PT KAI yang dibutuhkan untuk pengembangan layanan kelas rawat inap standar. Tentu ini akan menyelesaikan masalah pasien tertolak lebih kurang 3.000 pasien per tahun selama ini.

"Mudah-mudahan dengan semangat kami ingin melayani masyarakat. Insya Allah dengan adanya lahan PT KAI ini akan kami pergunakan untuk membangun kelas rawat inap standar yang dibutuhkan masyarakat. Khususnya masyarakat Sumbar dan Sumatera Bagian Tengah," harap ayah dua anak ini.

Ia mengatakan ini akan menjadi kekuatan RSUP M Djamil. "Bagaimana pun juga RSUP M Djamil dengan PT KAI suatu saat bersinergi dan berkolaborasi. Salah satunya pengembangan medical tourism. Dimana PT KAI bergerak dalam hak pariwisata sementara RSUP M Djamil bergerak mengembangkan layanan kesehatan," tuturnya.

Saat memotivasi civitas hospitalia, Komisaris Utama PT KAI Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA mengatakan sifat nabi itu ada empat. Yakni siddiq, amanah, fathonah dan tabliq. "Siddiq artinya jujur. Ada yang ngomong gini yang wajib jujur itu nabi. Kalau saya bukan nabi. Gara-gara sifat siddiq hilang. Minyak goreng hilang. Gara-gara sifat siddiq hilang Rp 8 triliun hilangnext

Komentar