.
Ia mengatakan dampak lainnya, prestasi akademik menurun. Bullying memberikan dampak pada psikologis korban seperti rasa takut.
"Rasa takut yang berlebihan akan membebani pikiran korban sehingga korban tidak fokus dalam pelajaran," sebutnya.
Tak kalah hebat dampaknya, tutur Fitri, korban mengalami gangguan mental.
"Seperti depresi, rendah diri, cemas, sulit tidur, menyakiti diri sendiri. Bahkan adanya keinginan untuk bunuh diri," tegasnya.
Untuk mengatasi bullying, Fitri menyarankan tetap tenang. Tidak memberikan reaksi apapun dan tetap tenang. Hal ini dilakukan untuk mencegah bullying.
"Bisa juga mencari bantuan orang terpercaya. Seperti guru dan melaporkan tindakan bullying agar dapat ditindak dengan tegas," sebut Fitri.
Kemudian, melaporkan tindakan bullying. Tujuannya agar pelaku mengetahui tindakan mereka tidak pantas.
"Selanjutnya pendidikan karakter. Pendidikan karakter dapat menguatkan pengendalian sosial sehingga tindakan bullying tidak terjadi," sarannya.
Ia menyebutkan cara lainnya mengembangkan budaya damai. "Menumbuhkan budaya meminta dan memberi maaf. Hal ini dapat memberikan pengaruh yang baik pada pelaku bullying dan mendorong pelaku untuk meminta maaf dengan tulus," tukas Fitri. (ril)
Halaman 12


Komentar