.
Disampaikan, ke-100 CEO yang menerima penghargaan, dipilih berdasarkan sejumlah kriteria. Antara lain, kinerja perusahaan yang dipimpin, didasarkan pada hasil rating 2022 versi Infobank, rating bank, rating asuransi, rating multifinance, dan rating BUMN. Kemudian, size dari perusahaan yang dipimpin oleh CEO tersebut.
Selanjutnya, ada juga faktor pencapaian atau prestasi tertentu dari CEO terpilih. Misalnya, keberhasilan kinerja keuangan perusahaan, keberhasilan CEO dalam menciptakan nilai-nilai (values) pada perusahaannya, keberhasilan melakukan transformasi pada perusahaannya, berhasil melakukan turnaround pada perusahaannya, dan berhasil mengatasi krisis pada perusahaannya.
Kriteria lainnya adalah pengalaman, ketokohan, dan kontribusi dari figur CEO tersebut terhadap industrinya, serta pertimbangan Dewan Redaksi Infobank.
Sementara, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan, saat ini semakin banyak executive leader hebat yang dimiliki Indonesia, termasuk di sektor keuangan. Hal itu pun menjadikan sektor keuangan nasional kian maju dan berkembang.
"Selama saya mengamati perkembangan di sektor jasa keuangan, saya melihat banyak CEO-CEO hebat yang memimpin. Sebagian dari mereka bahkan sangat berpengalaman dalam menghadapi krisis. Berkat kompetensi dan integritas mereka, sektor keuangan Indonesia, termasuk perbankan, mampu melewati berbagai masa sulit," ujar Fathan.
Di kesempatan yang sama, Infobank juga memberikan apresiasi kepada 200 leader muda yang berusia di bawah 50 tahun, melalui ajang Top 200 Next Leaders 2023. Mereka adalah para direktur dari sektor keuangan dan BUMN.
Kemudian, Infobank juga meluncurkan buku berjudul "The Art of Leadership in Crisis" Buku ini menceritakan kisah dan praktek kepemimpinan dari 9 figure leader senior yang berhasil mengatasi krisis di perusahaannya masing-masing.
Mereka adalah Mochtar Riady, Dahlan Iskan, Mu'min Ali Gunawan, Djohan Emir Setijoso, Agus D.W. Martowardojo, Batara Sianturi, Elia Massa Manik, Tigor M. Siahaan, dan Ridha D.M. Wirakusumah. (ril/*)
Halaman 12


Komentar