MTQ Nasional XL Tingkat Sumbar Ditabuh: Saatnya Generasi Muda Dekat dengan Al Quran

Metro- 13-12-2023 07:41
Prosesi peresmian MTQ Nasional XL Tingkat Sumbar di GOR Rimbo Tangah, Solok Selatan, Selasa (12/12) malam. (Dok : Istimewa)
Prosesi peresmian MTQ Nasional XL Tingkat Sumbar di GOR Rimbo Tangah, Solok Selatan, Selasa (12/12) malam. (Dok : Istimewa)

Solsel, Arunala.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat ke XL di Solok Selatan resmi ditabuh. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membuka event keagamaan satu kali dua tahun tersebut di GOR Rimbo Tangah, Solok Selatan, Selasa (12/12) malam.

Diketahui MTQ ini memperlombakan 13 cabang yang diikuti 19 kabupaten kota dengan jumlah 1.149 peserta. Perlombaan yang berlangsung dari 11 sampai 17 Desember ini diadakan di 18 venue yang telah disiapkan.

"Al Quran merupakan sumber pengetahuan serta mengandung nilai-nilai kehidupan yang mengajarkan tentang mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang sejati dan mana yang palsu. Dengan MTQ ini akan menjadi bimbingan bagi kita," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat memberikan sambutan.

Mahyeldi mengatakan pelaksanaan MTQ ini salah satu wahana untuk membumikan, menghayati dan mengamalkan isi Al Quran. Sehingga menjadi benteng pertama dan utama untuk menyaring berbagai dampak negatif kemajuan zaman. Terutama bagi generasi muda Islam yang menjadi sasaran pengaruh efek negatif tersebut.

"Apalagi keberadaan generasi muda saat ini menjadi penentu dalam rangka kemajuan bangsa di masa mendatang," tuturnya. Makanya Pemprov Sumbar bersama seluruh bupati dan wali kota di Sumbar diharapkan betul-betul memberikan perhatian serius kepada generasi muda saat ini. Terutama mendekatkan dan mengakrabkan mereka dengan Al Quran.

"Sehingga apa yang dicita-citakan pemerintah pada tahun 2045 generasi emas menjadi tahun kenyataan," tutur Mahyeldi.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumbar, Mahyudin mengajak seluruh masyarakat Sumbar untuk menjadikan Al Quran untuk membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi dan keharmonisan.

Di sisi lain kata Mahyudin, penyelenggaraan MTQ yang merupakan kompetisi didalam membaca, menghafal, menulis, dan memahami Al Quran, sejatinya tidak hanya lomba semata. Namun bagaimana mampu diamalkan dalam kehidupan sehari-harinext

Komentar