Payakumbuh, Arunala.com - Festival Marching Band tingkat Junior dan Senior se Sumatera Barat (Sumbar) yang dipusatkan di Kota Payakumbuh resmi ditutup Ketua DPRD Sumbar, Supardi, Rabu (13/12).
Supardi menyebutkan, festival kreatif generasi muda Sumbar itu sebagai ajang mengembangkan talentanya.
Dan kegiatan ini mendapat respon dari Dinas Pemuda Olahraga Sumbar, pelatih dan para guru dari tim yang ikut festival.
"Generasi hebat Sumbar itu tidak akan pernah lahir dengan sendirinya tanpa ada support dan perbuatan nyata dalam mengembangkan segala potensi diri mereka sendiri," ungkap Supardi.
Makanya, sebut dia, makin banyak para generasi mengembangkan potensi diri dengan berbagai program-program cerdas, akan membuka harapan dan mimpi itu jadi kenyataan.
Di sisi lain, Supardi menyampaikan, kehadiran pemerintah dalam membuka ruang-ruang kreatif bagi generasi muda merupakan hal yang penting, guna menciptakan dan melahirkan generasi cerdas Sumbar dimasa mendatang.
Dia juga menegaskan, dulunya Sumbar merupakan gudang orang-orang cerdas. Alam, budaya dan karakter Sumbar serta nilai-nilai filosofi ABS-SBK adalah jiwa yang tumbuh dan ada di setiap anak rang minang.
"Makanya, aktivitas pembangunan di Sumbar tidak boleh mengabaikan potensi besar sumberdaya manusia, dimana generasi muda yang nantinya akan menghadapi tantangan, persaingan global yang semakin kompetitif. Dan pada dasarnya menanamkan ketaqwaan dan keimanan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi cerdas Sumbar," ungkapnya.
Terakhir Supardi mengatakan, bagi tim yang menang dalam festival ini jangan merasa jumawa, karena pertahankan kemenangan itu sesuatu yang besar dan berat, maka sikap rendah hati dan terus berbuat terbaik agar menjadi kebaikan.
"Yang kalah jangan berkecil hati, kalah bukan berarti tamat, suatu saat anda akan jadi juara pemenangnya, maka teruslah belajar memperbaiki diri menjadi yang terbaik," pungkas Supardi. (cpt)


Komentar