Tanahdatar, Arunala.com - Pendiri Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar, Almudazir menyebutkan, keberadaan dari perkumpulan ini sangat membantu Pemprov Sumbar. Pasalnya, PJKIP akan keterbukaan informasi publik yang dijalankan badan publik di Sumbar, sekaligus mengedukasi masyarakat menjadi cerdas dan makin percaya pada pemerintah.
Hal ini disampaikan Almudazir saat pembukaan workshop Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik dengan tema "Bersama Mengawal Sumatera Barat Informatif", di Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar, Minggu malam (17/12).
"Patut disadari, keberadaan PJKIP tidak sekadar memenuhi ketentuan UU No.14/2008. Tapi perkumpulan ini juga bisa dikatakan salah satu ujung tombak pemberantasan korupsi," tukas Almudazir lagi.
Di sisi lain, Almudazir juga menginginkan agar PJKIP juga hadir di semua kabupaten kota di Sumbar. Sebab, hingga saat ini baru ada tiga PJKIP yang terbentuk Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang dan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
"Jadi kami di Sumbar, sangat mendukung dibentuknya PJKIP di kabupaten kota lainnya, yang notabene merupakan satu kelompok jurnalis pengawal keterbukaan informasi," tukas Almudazir.
"Seperti kita ketahui bersama, Sumbar yang pertama kali membentuk PJKIP ini. Sekarang sudah diadopsi Riau, selain itu Kepri sedang proses," ungkap Almudazir lagi. (cpt)


Komentar