Padang, Arunala.com - Di pemilu 2024 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar membagi kelompok disabilitas di Sumbar atas enam kategori. Pembagian kategori ini sebagai upaya KPU untuk menjamin hak pilih dari para pemilih disabilitas ini terpenuhi saat berikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS).
"Data KPU Sumbar, secara keseluruhan penyandang disabilitas yang masuk DPT pemilu 2024 tercatat 31.864 pemilih. Jumlah itu terbagi dalam enam kategori yakni
disabilitas fisik mencapai 13.327 pemilih, 8.312 pemilih disabilitas mental, 3.531 pemilih disabilitas sensorik wicara, 2.554 pemilih sensorik netra, 2.634 pemilih disabilitas intelektual, dan 1.506 pemilih disabilitassensorik rungu," ungkap Ketua KPU Sumbar, Surya Efitrimen.
Informasi jumlah dan kategori pemilih disabilitas di Sumbar itu, disampaikan Surya Efitrimen dalam sosialisasi pendidikan pemilih untuk pemilu 2024 bagi pemilih disabilitas di salah satu hotel di Padang, Selasa (26/12).
Dalam kesempatan ini, Surya Efitrimen juga menegaskan, untuk memudahkan penyandang disabilitas bisa mencoblos secara aman dan nyaman nantinya, KPU siapkan TPS akses berdasarkan kategori pada TPSyang ada pemilih penyandang disabilitasnya.
Untuk TPS akses ini, KPU siapkan di lokasi rata, kemudian TPS tidak ada tangga, tidak berbatu, tidak berumput tebal dan melawati parit.
KPU juga buat TPS bagi penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda, ukuran bilik suara dan tinggi meja untuk mencoblos dan lainnya.
Kemudian, KPU juga siapkan pendamping bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan, dengan catatan pendamping itu harus isi form untuk pendamping baik yang disiapkan KPU maupun mereka yang membawa pendamping sendiri.
"Intinya, untuk pemilu 2024 ini, TPS akses ini di desain KPU secara khusus agar penyandang disabilitas tidak terganggu saat lakukan pencoblosan. Dan KPU siap menjamin hak suara penyandang disabilitas itu pada pemilu 2024 ini," pungkas Surya Efitrimen.
Sementara, dalam sosialisasi kali ini, jumlah penyandang disabilitas yang ikut melebihi dari prediksi KPU Sumbar. Diperkirakan ada 500 orang lebih penyandang disabilitas yang hadir, selain itu mereka juga berikan simulasi proses pemilihan di TPS pasa peserta sosialisasi itu. (cpt)


Komentar