Puluhan Titik Longsor, Jalan Sumbar-Riau Lumpuh Total

Metro- 26-12-2023 19:02
Badan jalan sepanjang 50 meter yang berada di ruas Nagari Ulu Aia, Kecamatan Harau terban membelah aspal jalan hingga kedalam 1 meter. (Dok : Istimewa)
Badan jalan sepanjang 50 meter yang berada di ruas Nagari Ulu Aia, Kecamatan Harau terban membelah aspal jalan hingga kedalam 1 meter. (Dok : Istimewa)

Limapuluh Kota, Arunala.com - Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (26/12). Akibatnya, Jalan Sumbar-Riau lumpuh total karena jalan tertutup reruntuhan longsor, ratusan rumah warga terendam banjir dan satu tewas tertimbun material longsor.

"Kami belum dapat memastikan kapan jalan nasional Sumbar-Riau dapat dilewati. Karena 30 titik material longsor masih menimbun badan jalan dan sedang dilakukan pembersihan oleh Dinas PUPR Kabupaten Limapuluh Kota dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar," ungkap Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo didampingi Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf, Dandim 0306-50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha di lokasi kejadian.

Bupati Safaruddin mengakui, bencana tanah longsor yang menimbun puluhan titik badan jalan nasional Sumbar-Riau adalah bencana longsor terparah yang terjadi seama ini.

"Bencana alam longsor yang terjadi kali ini tidak hanya menimbun puluhan titik badan jalan, namun badan jalan sepanjang 50 meter yang berada di ruas Nagari Ulu Aia, Kecamatan Harau terban membelah aspal jalan hingga kedalam 1 meter," ucapnya.

Ia berharap melalui Pemprov Sumbar, diharapkan pemerintah pusat memberikan perhatian untuk menanggulangi bencana longsor yang tiap tahun terus terjadi menimbun jalan nasional Sumbar-Riau ini. "Akibatnya menganggu akses jalan masyarakat," ucapnya.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf menyarankan para pengendara tidak melintasi Jalan Sumbar-Riau untuk titik longsor di bawah Kelok 9 KM 34-35. Dan banjir juga ada di wilayah Pangkalan.

"Jadi saya sarankan untuk pengendara istirahat di Lubuk Bangku. Atau memilih jalur alternatif di jalur Lintau Buo, Sijunjung, dan Kiliran Jao," sarannya.

Ia mengatakan belum bisa memastikan akses jalan Sumbar-Riau bisa dilewati. Karena ada beberapa titik longsor yang belum dibersihkan. Belum lagi separo akses badan jalan terban di KM 25next

Komentar