Peringatan Hari Nusantara 2023: Gubernur Mahyeldi Tekankan Pentingnya Jaga Ekosistem Laut

Metro- 27-12-2023 14:20
Kadis DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp bersama Lantamal II dan Pol Airud memungut sampah saat Aksi Bersih Pantai di kawasan Pantau Padang, Rabu (27/12). (Dok : Istimewa)
Kadis DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp bersama Lantamal II dan Pol Airud memungut sampah saat Aksi Bersih Pantai di kawasan Pantau Padang, Rabu (27/12). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya menjaga dan merawat laut secara maksimal, dengan tidak membuang sampah ke laut. Termasuk juga ke sungai, danau, dan kawasan perairan lainnya. Pasalnya kehidupan di darat teramat bergantung kepada laut.

"Jangan ada lagi yang membuang sampah ke laut, sehingga membuat laut dan potensi besar di dalamya menjadi rusak. Selain itu, laut juga tidak rela menerima sampah kita. Buktinya, saat cuaca sedang tidak bersahabat, sampah akan dikembalikan lagi oleh laut ke daratan. Ini harus kita ingat," kata Mahyeldi Ansharullah saat Aksi Bersih Pantai dalam rangka Hari Nusantara 2023 di halaman Masjid Al Hakim Kota Padang, Rabu (27/12).

Aksi bersih pantai ini diadakan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar. Aksi tersebut melibatkan aparatur sipil negara (ASN) DKP Sumbar, UPT Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Lantamal II, Pol Airud Polda Sumbar, OPD Pemprov Sumbar dan Pemko Padang serta nelayan Pantai Padang.

Pada kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp menyerahkan secara simbolis hadiah umrah kepada Abadi, nelayan pengumpul sampah terbanyak selama Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2023.

Juga diserahkan CSR PLN UPK Teluk Sirih berupa becak motor sampah dan pengumuman pemenang Lomba Start Up Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar.

Ia mengatakan pantai di Padang rawan dengan jumlah sampah yang tinggi ketika curah hujan tinggi. "Caranya jangan buang sampah ke laut. Sebab laut akan mengembalikan sampah ke darat. Ada sebagian sampah di simpan di palung laut dan dimuntahkan kembali. Makanya di beberapa muara lengkap kiriman sampah," ungkapnya.

Makanya, sebut Mahyeldi, di Hari Nusantara melakukan aksi bersih pantai. "Diharapkan aksi ini akan memicu, memacu dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan pantai dan laut dari sampah yang merusak," tutur Mahyeldinext

Komentar