Padang, Arunala.com--Raut bahagia terpancar di wajah Abadi, nelayan Ketua KUB Saiyo Sakato Mandiri. Pasalnya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menepati janji memberikan hadiah umrah kepadanya. Abadi sendiri tercatat sebagai nelayan pengumpul sampah terbanyak seberat 7.958 kg saat Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2023.
Penyerahan hadiah umrah kepada Abadi itu dilakukan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp saat Aksi Bersih Pantai dalam rangka Hari Nusantara. Kegiatan itu dipusatkan di halaman Masjid Al Hakim Kota Padang, Rabu (27/12).
"Alhamdulillah rasa syukur dan bahagia saya menerima hadiah umrah dari Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Hadiah ini juga menjadi pemicu bagi anggota-anggota nelayan lain dalam mengumpulkan sampah laut," kata Abadi usai penyerahan hadiah umrah.
Ia menceritakan kebiasaannya memungut sampah telah berlangsung sejak tahun 1997. Namun, saat itu, sampah-sampah yang dikumpulkan hanya yang terbawa jaring atau pukek (pukat) ke tepian saat menangkap ikan.
"Dulu, sampah dibakar saja di pinggir pantai. Sekarang tidak, semua sampah bisa jadi uang," katanya.
Semangat Abadi mengumpulkan sampah laut kian tumbuh sejak hadirnya gerakan nasional Bulan Cinta Laut (BCL) 2022 lalu. Apalagi, gerakan BCL juga mengapresiasi pelaku pengumpul sampah dengan berbagai program. Kemudian, muara dari sampah yang dikumpulkannya pun jelas hingga menghasilkan manfaat bagi nelayan yang memungutnya.
"Sebelum berkelompok pun saya sudah aktif memungut sampah di pinggir laut. Kelompok Nelayan Saiyo Sakato Mandiri ini saya dirikan bersama kawan-kawan tahun 2020," tuturnya.


Komentar