Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, jadi inspektur upacara pelepasan jenazah Kopral II (Kopda) Hendrianto di Markas Korem 032/Wirabraja, Rabu (27/12).
Saat itu, Mahyeldi mendoakan almarhum gugur sebagai syahid, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan kesabaran.
"Telah gugur salah seorang prajurit terbaik bangsa. Prajurit yang berjuang menjaga kedaulatan NKRI. Sehingga, selayaknya almarhum menjadi syahid. Mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah. Insya Allah," ucap Mahyeldi jelang pelepasan jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir di kampung halamannya, Kerinci, Jambi.
Mewakili pemerintah dan masyarakat Sumbar, Mahyeldi mengucapkan turut belasungkawa atas kepergian almarhum,
"Mari kita lepas almarhum dengan ikhlas, serta dengan kekuatan iman," ucapnya lagi.
Wujud pengorbanan Kopda Hendrianto bagi bangsa dan Negara, sambung Mahyeldi patut menjadi teladan dan contoh dalam mengabdikan diri bagi keutuhan NKRI.
Sebelumnya pada November lalu, Mahyeldi beserta jajaran Forkopimda Sumbar, sempat bertolak ke Papua Barat Daya dan mengunjungi para prajurit yang tengah bertugas di beberapa pos pengamanan di sana.
"Dalam kunjungan saat itu, situasi cenderung kondusif. Para prajurit melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan demi bangsa dan Negara," ucap Mahyeldi lagi.
Dalam kesempatan yang sama, pihak perwakilan keluarga mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf jika selama hidupnya, almarhum Kopda Hendrianto memiliki kekhilafan dan kesalahan.
"Kami menyadari, ajal tak dapat maju atau mundur meski pun selangkah. InsyaAllah kami ikhlas," ucap perwakilan keluarga.
Turut hadir dalam upacara pelepasan jenazah Kopda Hendrianto tersebut, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Rayen Obersyl, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, Danlantamal II Padang Laksma Benny Febri, Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Saeful Rakhmat, Ketua DPRD Sumbar Supardi, Wali Kota Padang Hendri Septa, dan lainnyanext
Halaman 12


Komentar